Fakta Terkini Pembunuhan Sadis Bidan Sweetha dan Anaknya di Semarang

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 19 Mar 2022 11:48 WIB
Rilis kasus pembunuhan ibu dan anak yang mayatnya dibuang di kolong tol Semarang, di Mapolda Jateng, Jumat (18/3/2022).
Polisi menampilkan foto bidan Sweetha dan anaknya (Angling Adhitya Purbaya/detikJateng)
Jakarta -

Bidan Sweetha Kusuma Gatra Subardiya (32) tewas di tangan tunangannya Dony Christiawan Eko Wahyudi (31). Bukan hanya bidan Sweetha, Dony juga membunuh anak Sweetha yang berusia 4 tahun.

Dilansir detikJateng, Sabtu (19/3/2022), bidan Sweetha dan pelaku bertunangan sejak 2021. Saat melamar Sweetha, ternyata Dony sudah memiliki istri namun keluarga Sweetha tidak mengetahui itu karena pribadi Dony tampak baik.

Berikut fakta-fakta terkini pembunuhan bidan Sweetha dan anaknya:

1. Anak Bidan Sweetha Dibunuh Lebih Dulu

Polisi menyebut anak Sweetha tewas karena dianiaya dan dibiarkan kelaparan oleh pelaku. Akhirnya balita malang itu tewas dan jasadnya dibuang ke tol.

"Ceritanya adalah karena almarhum punya anak dan ada kesibukan kerja, dititipkan ke tersangka pada Februari. Selama penguasaan ataupun ikut Tersangka, korban atas nama Muhammad Faeyza Alfarisqi sering dianiaya dan tidak diberi makan. Dia mendapati korban meninggal, kemudian dibuang," terang
Direskrimum Polda Jateng Kombes Djuhandhani Rahardjo Puro saat jumpa pers di Mapolda Jateng, Semarang.

2. Anak Bidan Sweetha Dibunuh Gegara Nakal

Alasan Dony tega menghabisi nyawa Faeyza adalah nakal. Sempat ada upaya pengobatan ketika Faeyza sakit, tapi ternyata korban dibiarkan kelaparan hingga lemas dan meninggal.

"Motifnya pertama tega karena yang bersangkutan melihat anak tersebut nakal, ada sedikit proses pengobatan kepada anak. Itu motifnya," jelas Djuhandhani.

Dony tega membuang jasad Faeyza ke kolong jembatan Susukan di Tol Semarang-Bawen Km 426. Jasad balita malang itu dibuang tanpa pakaian pada Minggu (20/2).

3. Bidan Sweetha Dihabisi di Hotel

Setelah menghabisi nyawa Faeyza, Dony kemudian mengajak bertemu Sweetha di salah satu hotel di Semarang pada Rabu (7/3). Namun, Sweetha yang menanyakan keberadaan anaknya itu justru dihabisi tunangannya sendiri.

"Kemudian, karena Saudara Sweetha ingin melihat anaknya, berjanjilah mereka ketemu di Semarang pada 7 Maret, kemudian korban Sweetha diajak ke hotel. Karena terus ditanya anaknya, tersangka menghabisi korban. Kemudian dimasukkan ke sarung, diikat kakinya. Dinaikkan mobil, dibawa ke Km 425," kata Djuhandani.

Polisi mengungkap bidan Sweetha tewas dicekik. Dony pun mengakui telah membunuh tunangannya dan membuang jasad Sweetha ke tol.

Menurut polisi, hingga akhir hayatnya Sweetha tidak tahu anak bungsunya telah meninggal karena disiksa oleh Dony.

Baca berita selengkapnya di sini

Simak Video: Pembunuh Bidan & Anak di Semarang Dibekuk, Motifnya Sakit Hati

[Gambas:Video 20detik]



(zap/hri)