Acara Amien Disusupi Provokator

Acara Amien Disusupi Provokator

- detikNews
Sabtu, 20 Mei 2006 13:41 WIB
Jakarta - Seorang paruh baya tiba-tiba mendorong-dorong puluhan wartawan yang sedang mewawancarai Amien Rais. Lantas, pria ini berkata lantang terhadap Amien. Amien sempat meladeni orang ini. Namun, akhirnya pria misterius ini digiring ke luar ruangan. Orang ini dianggap provokator. Tidak diketahui siapa nama orang ini. Yang jelas, pria berumur sekitar 40 tahun ini masuk ke ruang Sarasehan 20 Mei yang digelar Amien Rais cs di Gedung Joeang 45, Jl. Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2006). Perawakan orang ini sedang dengan rambut lurus. Pria berkulit sawo matang ini mengenakan kemeja warna gelap dan bercelana hitam. Saat ditanyakan kepada para peserta sarasehan, mereka tidak mengetahui siapa identitas orang ini. Meski begitu, pria ini sempat membetot perhatian. Setelah mendorong-dorong wartawan dan berhasil mendekati Amien Rais, pria ini langsung nyerocos. Gara-gara pertanyaan pria ini, Amien Rais sempat kembali menuju meja yang digunakan sebagai tempat konferensi pers untuk meladeninya. Pria itu menanyakan mengapa Amien saat menjadi ketua MPR mengubah pasal 33 yang menyebabkan ekonomi Indonesia tidak lagi menjadi ekonomi kerakyatan. "Dengan perubahan itu, orang asing akan menjadi lebih gampang masuk dan mengintervensi ekonomi kerakyatan Indonesia," ujar dia. Amien berusaha menjawab pertanyaan orang itu. Amien meluruskan tentang perubahan pasal 33 UUD 45. "Tidak, Anda salah persepsi. Ada pasal yang tidak berubah yaitu kekayaan alam, air, dan tanah harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat," kata Amien.Tapi, orang ini masih tidak terima. "Lalu kenapa pasal 33 diubah, pasal 29 tidak diubah?" tanya pria ini ketus. Karena pertanyaan dilontarkan pria itu dengan nada keras, Amien dengan agak emosional menyatakan, "Kalau pasal 29 diubah, negara kita bubar". Orang tersebut tetap ngotot dan berteriak-teriak tidak jelas. Lantas, Amien dengan menunjuk meminta orang tersebut keluar dari ruang konferensi pers. Lantas orang yang tidak dikenali identitasnya itu kemudian digiring keluar oleh panitia sarasehan. "Dia provokator," kata salah seorang panitia. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads