SBY Nilai Format Undangan Amien Rais Cs Kurang Tertib

SBY Nilai Format Undangan Amien Rais Cs Kurang Tertib

- detikNews
Sabtu, 20 Mei 2006 12:49 WIB
Bandung - Presiden SBY mengaku telah menerima undangan Amien Rais cs untuk hadir di acara Sarasehan 20 Mei di Gedung Joeang, Jakarta. SBY menilai format undangan Amien Rais cs itu kurang tertib. Tapi, SBY mengaku tidak terlalu peduli dengan format undangan yang kurang tertib itu. Hal ini disampaikan SBY kepada wartawan di Hotel Hyatt, Jl. Aceh, Bandung, Sabtu (20/5/2006). Hotel ini merupakan tempat menginap SBY. Sekitar pukul 11.40 WIB, SBY dan rombongan telah meninggalkan hotel ini dan menuju ke Jakarta. "Saya baru menerima undangannya kemarin. Itu pun menurut saya kurang tertib dari segi format undangannya," kata SBY seusai menghadiri lomba lari Gema Nusa 10K yang dikomandani Aa Gym. Namun, bukan lantaran undangan yang tidak tertib, SBY tidak bisa menghadiri undangan Amien Rais cs itu. "Sebenarnya saya tidak peduli dengan format undangan yang tidak tertib ini. Saya tidak bisa hadir, karena saya tidak ingin mengecewakan 50 ribu warga Bandung yang mengikuti lombar lari ini," ujar SBY. Menurut SBY, Aa Gym telah mengundang dirinya untuk hadir di acara di Bandung sejak empat bulan lalu. Bahkan, SBY mengaku sempat diingatkan oleh Aa Gym saat berumrah bersama beberapa waktu lalu. SBY tidak mempermasalahkan acara yang digelar Amien Rais cs, karena itu merupakan salah satu bentuk demokrasi. "Saya menghargai semua bentuk pertemuan asal bertujuan baik, karena itu salah satu bentuk demokrasi," kata SBY. Sebelumnya, Jumat (19/5/2006), Jubir Kepresidenan, Andi Mallarangeng memperlihatkan undangan yang dikirim Amien Rais cs kepada SBY. Andi menilai undangan tersebut ditujukan kepada SBY sebagai pribadi, bukan sebagai kepala negara. Surat itu ditujukan kepada Dr Susilo B Yudoyono (bukan Susilo B Yudhoyono-Red), tanpa sebutan Presiden. Selain itu, surat tersebut tidak dimasukkan ke dalam amplop atau sampul, seperti surat-surat lainnya yang masuk ke laci Presiden SBY. SBY Terima Mahasiswa Di Hotel Hyatt Bandung, SBY juga sempat menerima Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNPAD dan ITB. Dalam pertemuan lima menit itu, mereka menyampaikan surat terbuka kepada SBY, yang isinya meminta SBY menuntaskan kasus korupsi Soeharto. Menurut Johan Khan, Presiden BEM UNPAD, atas tuntutan itu, SBY mengaku tidak bisa mengintervensi terlalu jauh kasus tersebut. Saat bertemu mahasiswa, SBY didampingi Andi Mallarangeng dan Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads