ADVERTISEMENT

Kontroversi Pendeta Saifuddin Ibrahim Berujung Dilaporkan ke Polisi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 19 Mar 2022 06:01 WIB
Pendeta bernama Saifuddin Ibrahim atau Abraham Ben Moses kembali bikin heboh karena meminta Menag Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Al-Quran. (YouTube Saifuddin Ibrahim)
Pendeta bernama Saifuddin Ibrahim atau Abraham Ben Moses kembali bikin heboh karena meminta Menag Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Al-Qur'an. (YouTube Saifuddin Ibrahim)
Jakarta -

Ucapan pendeta Saifuddin Ibrahim yang meminta 300 ayat Al-Qur'an untuk dihapus menuai kontroversi. Saifuddin Ibrahim dilaporkan ke polisi karena dinilai telah menimbulkan ujaran kebencian dan penistaan agama.

Sejumlah pihak mengecam pernyataan Saifuddin Ibrahim, salah satunya Menko Polhukam Machfud Md. Dalam tayangan YouTube berjudul 'Tanggapan Menko Polhukam Terkait Pendeta Saifuddin Ibrahim', Machfud Md meminta polisi untuk mengusut Saifuddinn.

Pendeta Saifuddin Ibrahim Dipolisikan

Adalah Muhammad Firdaus Oiwobo yang melaporkan Saifuddin Ibrahim ke Polres Tangerang Selatan. Alasan Firdaus melaporkan Saifuddin Ibrahim karena pendeta tersebut telah berkali-kali melakukan penistaan terhadap agama Islam.

"Agama islam kan perangkatnya itu nabi, Al-Qur'an dan lain-lain. Berkali-kali sudah 4 kali saya tantang debat dia nggak mau, karena dia sama-sama dengan saya dari Bima, Nusa Tenggara Barat," kata Muhammad Firdaus saat dihubungi, Jumat (18/3/2022).

Laporan Firdaus teregister dalam surat bernomor LP/B/526/III/2022/SPKT/POLRES TANGGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA tertanggal 17 Maret 2022. Dalam laporan tersebut, Saifuddin Ibrahim dilaporkan atas tuduhan ujaran kebencian Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Bareskrim Polri Mulai Penyelidikan

Di sisi lain, pelapor yang diinisialkan RVR juga telah membuat laporan terhadap Saifuddin Ibrahim ini. Bareskrim Polri mulai melakukan penyelidikan terkait pelaporan tersebut.

"Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melaksanakan penyelidikan terkait dugaan penistaan Agama dan Ujaran Kebencian terkait SARA oleh Saudara Saifuddin Ibrahim alias Abraham Ben Moses," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dihubungi, Jumat (18/3/2022).

Laporan terhadap Pendeta Saifuddin teregister dalam laporan polisi (LP) bernomor LP/B/0133/III/2022/SPKT Bareskrim Polri. Dalam laporan tertanggal 18 Maret 2022 ini, pelapor RVR melaporkan Saifuddin Ibrahim dengan persangkaan Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 156a KUHP dan/atau Pasal 14 ayat (1), ayat (2) dan/atau Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Simak video 'Pendeta Saifuddin Ibrahim Diduga Berada di AS, Polri Koordinasi dengan FBI':

[Gambas:Video 20detik]





Baca di halaman selanjutnya: Polri berkoordinasi dengan FBI.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT