Buron Kasus Korupsi LKS-Pameran SMK Rp 1,8 M Dieksekusi ke Rutan Salemba

Yulida Medistiara - detikNews
Jumat, 18 Mar 2022 22:52 WIB
Ilustrasi Penjara, Sel, Lapas, Jeruji Besi
Ilustrasi tahanan di rutan (Thinkstock)
Jakarta -

Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus) melakukan eksekusi terhadap buron bernama Suko Wiyanto. Terpidana Suko dieksekusi terkait kasus korupsi yang merugikan keuangan negara Rp 1,8 miliar.

"Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat melakukan eksekusi terhadap Terpidana atas nama Drs Suko Wiyanto," kata Kasi Intel Kejari Jakpus, Bani Immanuel Ginting dalam keterangannya, Jumat (18/3/2022).

Suko merupakan buron kasus korupsi dalam Pelaksanaan Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK XVII tahun 2009 dan Pameran SMK tahun 2009 pada Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Kasus korupsi tersebut mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 1.838.123.000 (miliar).

"Terpidana telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2012," imbuh Bani.

Selanjutnya, tim jaksa eksekutor pada Seksi Tindak Pidana Khusus melakukan eksekusi terhadap pidana badan terpidana Suko ke Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Terpidana Suko dieksekusi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1758 K/PID.SUS/2012 tertanggal 14 November 2012, dengan amar putusan sebagai berikut:

1. Menjatuhkan pidana penjara terhadap Terdakwa Suko Wiyanto selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 200.000.000, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan;
2. Menjatuhkan pidana tambahan terhadap Terdakwa Suko Wiyanto untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 143.000.000, dipotong dari barang bukti sebesar Rp 2.200.000.000;
3. Membebankan biaya perkara terhadap Terdakwa sebesar Rp. 2.500.

(yld/fas)