ADVERTISEMENT

Terpeleset Saat Main, Bocah di Tangerang Terseret Arus di Gorong-gorong

Khairul Ma'arif - detikNews
Kamis, 17 Mar 2022 22:58 WIB
Mayat perempuan yang dibuang di semak-semak sebuah lahan kosong di permukiman warga di Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung. Garis polisi kini dipasand di TKP.
Ilustrasi (Wisma Putra/detikcom)
Jakarta -

Seorang bocah berusia 6 tahun di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, terpeleset ke selokan dan terseret arus di gorong-gorong. Saat ini pasukan gabungan sedang mencari bocah yang hilang itu.

Komandan regu (Danru) BPBD Kota Tangerang, Supriyatna, menyebutkan peristiwa ini terjadi pada Kamis (17/3/2022), sekitar pukul 16.30 WIB, di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Dia mengatakan bocah tersebut berinisial MZ (6).

"Terpeleset karena dia bermain tiga orang, dua temannya melihat ada temannya yang terpeleset, tercebur, dan hilang," katanya kepada wartawan, Kamis (17/3/2022).

Menurutnya, saat ini pihaknya sudah berkordinasi untuk pencarian korban. Supriyatna mengaku dalam pencarian ini terdapat beberapa kendala.

"Kita baru melakukan visual darat aja. Sama melakukan koordinasi sama Basarnas untuk melakukan pencarian lebih lanjut seperti apa, dibantu warga juga. Kendalanya karena gorong-gorong itu tertutup permanen," tambahnya.

Supriyatna mengungkapkan korban terseret arus gorong-gorong karena sebelumnya tercebur. Menurutnya, MZ dapat tercebur karena tidak mengetahui ada lobang tersebut.

"Kan ada bak kontrol, lobang, got. Kan lobang itu enggak keliatan, tertutup air, terpeleset dan masuk. Orang tuanya di rumah, sudah dikasih tahu," ucapnya.

Dia menjelaskan, aliran gorong-gorong ini menuju rawa yang jaraknya sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Supriyatna menuturkan pihaknya sudah berusaha mencari di ujung aliran gorong-gorong tersebut, tetapi korban tidak ditemukan.

"Sampai ke belakang, rawa, putus. Ke sana, di belakang ruko, enggak jauh paling 200 meter. Sudah sempat dicari, cuma kondisinya kan rawa. Kemungkinan besar sih masih nyangkut di gorong-gorong ini. Cuma kita keterbatasan alat, penyelamnya enggak bisa," tutur Supriyatna.

"Diameter gorong-gorong besar. Kedalamannya sih sekitar 1,5 meter, lebar 80 sentimeter... 1,5 meter itu dari tutupnya sampai ke dasar," imbuhnya.

(lir/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT