Tim Dokter: Soeharto Masih Sadar
Jumat, 19 Mei 2006 20:39 WIB
Jakarta - Tim Dokter Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) dan Tim Dokter Kepresidenan membantah rumor yang menyatakan mantan Presiden Soeharto sudah meninggal dunia. Saat ini Soeharto dalam keadaan sadar dan belum melewati masa kritis."Agak sesak nafas, sedikit lebih capek. Itu disebabkan penurunan Hemoglobin, karena itu dibutuhkan transfusi darah," jelas anggota Tim Dokter Kepresidenan Prof Dr Djoko Rahardjo, dalam jumpa pers pukul 20.00 WIB di RSPP, Jl Kiai Maja No 43, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2006).Namun Djoko menegaskan kondisi Soeharto sekarang sudah lebih baik dari tadi siang. Dijelaskannya, tim dokter sudah memberikan obat untuk mengatasi sesak nafas dan memberi transfusi darah karena kadar hemoglobin menurun dari 9,6 Gr% menjadi 9,1 Gr%. Menurutnya, hingga kini tim dokter belum bisa memastikan penyebab turunya kadar hemoglobin Soeharto."Tidak ada komplikasi, karena tadi pagi hanya operasi mengeluarkan darah beku. Yang terjadi siang tadi bukan komplikasi," tegasnya.Mengenai berapa persen peluang hidup Soeharto, Djoko enggan memastikan. Dia berharap Soeharto dapat segera melalui masa kritis."Semoga bisa bertahan, kalau dipersenkan agak susah, memang organ-organ yang ada pada Pak harto ada kelainan, namun hingga malam ini Pak harto masih sadar, masih bisa berkomunikasi dengan keluarganya dan dia masih bisa melihat dan mengenali yang menjenguknya," tutur Djoko.Sementara itu Direktur RSPP Dr Adji Suprajitno memastikan Soeharto saat ini dalam keadaan sadar. Dia membantah kabar yang menyatakan Soeharto dalam keadaan koma."Salah, sama sekali tidak koma," tegas Adji.
(bal/)











































