Alor NTT Masih Mencekam, Ratusan Warga Mengungsi
Jumat, 19 Mei 2006 20:02 WIB
Kupang - Kota Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) bagaikan kota mati. Suasananya sangat mencekam. Lampu-lampu di kompleks perumahan warga yang terletak di Kampung Baru dan Kampung Wetabua dipadamkan. Sementara ratusan warga tetap berjaga-jaga lengkap dengan senjata tajam golok, panah, tombak dan batu. Perempuan dan anak-anak memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.Doni Adoe, warga Kalabahi yang dihubungi Jumat (19/5/2006) malam menyatakan, sekitar pukul 15.00 Wita, warga kedua kampung kembali saling menyerang dengan berbagai benda tajam menyebabkan empat rumah penduduk rusak. "Tidak ada korban jiwa, tetapi puluhan rumah dirusak massa," kata Doni.Dia mengisahkan, situasi di Kota Kalabahi gelap gulita karena lampu jalan dan lampu-lampu di rumah penduduk dipadamkan. "Para pemilik rumah khususnya perempuan dan anak-anak mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata dia. Kerusuhan antarwarga yang terjadi sejak Kamis malam, menyebabkan lima rumah penduduk dibakar. Dua anggota polisi dan puluhan warga mengalami luka-luka. Kerusuhan itu, bermula dari perkelahian antarpreman.
(asy/)











































