ADVERTISEMENT

Ada Perbaikan Jalan, Lalin di Tol Cikampek Arah Jakarta Macet 10 Km

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 17 Mar 2022 17:57 WIB
Kemacetan di Tol Cikampek arah Jakarta
Kemacetan di Tol Cikampek arah Jakarta. (Foto: screenshot aplikasi travoy)
Jakarta -

Kemacetan lalu lintas terjadi di dua titik Tol Cikampek arah Jakarta. Kemacetan di titik tersebut disebabkan meningkatnya volume kendaraan pada sore ini.

"Kondisi lalu lintas saat ini tujuan arah Jakarta ada kepadatan," kata petugas call center Jasa Marga, Riko, saat dihubungi sekitar pukul 17.20 WIB, Kamis (17/3/2022).

Riko menyebut titik kemacetan pertama mulai dari daerah sekitar Cikarang Barat sampai Cibitung. Menurutnya, panjang kemacetan kendaraan di titik tersebut sekitar 7 kilometer.

"Kondisi lalu lintas mulai tersendat dari sekitar Km 32 informasi padat sampai sekitar Km 25, dampak kepadatan volume kendaraan dan juga jalur pertemuan lalu lintas di daerah sekitar Cibitung," ucap Riko.

Dia mengatakan selepas Cibitung, kondisinya ramai lancar. Lalu lintas kembali tersendat di daerah sekitar Tambun hingga 10 kilometer ke depan.

"Tersendat kondisi lalu lintasnya dari Km 21 padat sampai Km 11+200 imbas masih diberlakukannya giat perbaikan jalan di Km 11+220 di bahu jalan dan juga di sedikit lajur 1," ujarnya.

"Untuk (arah) sebaliknya kondisi masih cenderung ramai lancar keseluruhannya," tambahnya.

Macet di Tol Dalam Kota

Kemacetan juga terjadi di Tol Dalam Kota di kedua arah. Kemacetan di Tol Dalam Kota cenderung terputus-putus.

"Untuk lalu lintas Tol Dalam Kota saat ini ada kepadatan kedua arah. Untuk informasi pertama kondisinya ada kepadatan lalu lintas dari Semanggi sampai Tomang terdampak kepadatan volume kendaraan dan juga imbas kepadatan yang mengarah ke arah Tomang, khususnya Tomang Kemanggisan. Lalu padat kembali menjelang jalur pertemuan Pluit informasi dampak kepadatan volume kendaraan dan imbas kepadatan lalin yang mengarah ke arah Ancol," katanya.

"Untuk arah sebaliknya juga ada kepadatan dimulai dari daerah sekitar Slipi sampai Pancoran-Tebet, hanya dampak volume kendaraan saja. Untuk kondisi kepadatan tidak menyambung, informasinya terputus, pertama dari Slipi hingga jalur pertemuan Semanggi, kurang lebih dari Km 11 sampai Km 8. Lalu padat kembali di Kuningan sampai Pancoran, kurang-lebih sekitar Km 6 sampai Km 3," tambahnya.

Simak juga Video: Kala Anies Pamer Data Kemacetan Jakarta Turun di Depan AHY-Kader PD DKI

[Gambas:Video 20detik]



(fas/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT