Surat Tak Lengkap, Polisi Bontang Gagal Bawa Proyektil Iqbal

Surat Tak Lengkap, Polisi Bontang Gagal Bawa Proyektil Iqbal

- detikNews
Jumat, 19 Mei 2006 16:00 WIB
Jakarta - Setelah pada Kamis 18 Mei gagal membawa proyektil yang menembus kepala Mohammad Iqbal Wian Eka Putra, hari ini penyidik Polres Bontang, Kalimantan Timur, harus gigit jari lagi. RSPAD Gatot Soebroto kembali menolak memberikan proyektil tersebut.Alasan Kepala Satuan Pengawasan Internal RSPAD Gatot Soebroto Kol (TNI) Jandra HD, karena surat permohonan yang dibawa penyidik Polres Bontang Ipda Yudhapatie dinilai tidak lengkap."Lho ini kok suratnya tidak ada nomor, tidak ada stempel dan pakai tulisan tangan, ini tidak bisa," kata Jandra kepada Ipda Yudhapatie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (19/5/2006), pukul 14.30 WIB.Mendengar alasan Jandra, Ipda Yudhapatie berjanji akan memberikan surat lengkap seperti yang diinginkan pihak rumah sakit dalam tempo satu jam.Walaupun bersedia menunggu, Jandra tampaknya menyangsikan surat itu bisa turun dalam waktu sesingkat itu. "Nantilah kita lihat satu jam lagi. Ini soal barang bukti jadi tidak bisa sembarangan. Apa bisa ya satu jam lagi? Kalau dia bikin sendiri kan harus ada izin dari Kapolres Bontang," tutur Jandra.Iqbal terkena peluru nyasar pada 8 Mei lalu saat aparat Polres Bontang tengah melakukan penyergapan di sekitar rumahnya. Kondisi Iqbal kini memprihatinkan. Akibat peluru nyasar itu, kaki kiri dan tangan Iqbal kini lumpuh permanen. Sedangkan matanya menjadi juling. (umi/)


Berita Terkait