Walah! Pendemo Cendana-Polisi 1:10
Jumat, 19 Mei 2006 15:43 WIB
Jakarta - Polisi tidak main-main mengamankan keluarga Cendana. Seribuan aparat dikerahkan. Padahal yang demo hanya 150-an orang. Kekuatan polisi nyaris 10 kali lipat pendemo.Pendemo berasal dari Aliansi Adili Soeharto. Mereka kini berada di kawasan Megaria, siap menggelar aksi ke kediamaan mantan Presiden Soeharto di Cendana, Jakarta Pusat."Kita menyiapkan 1.000 personel yang terdiri dari personel Polda Metro Jaya, Brimob, dan Polres. Karena menurut laporan sebelumnya akan datang 500 orang ke Cendana. Laporan terbaru yang masuk, jumlah massa hanya 150 orang," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Bambang Hermanu.Bambang menyampaikan hal itu saat mengecek pasukannya di kawasan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (19/5/2006).Kapolres menjelaskan, pihaknya menyiapkan 1.000 personel untuk menjaga seluruh pintu masuk ke Jalan Cendana. Polisi manyiapkan pos-pos pengamanan di setiap pintu masuk.Bambang Hermanu menegaskan, jumlah personel yang berjumlah seribuan tidak semata-mata karena tujuan demonstran adalah kediaman mantan presiden, melainkan karena UU tidak membolehkan aksi di depan rumah tinggal."Menurut UU Nomor 9 Tahun 1998 tidak boleh berunjuk rasa di depan rumah tinggal. Jadi kalau mau demo, ya sebaiknya di tempat umum saja," ujar Bambang Hermanu.Di Taman Suropati saat ini tampak puluhan aparat kepolisian bersiap-siap menyambut kedatangan para demonstran yang menuntut diadilinya Soeharto. Namun hingga pukul 15.00 WIB massa belum datang.Sebelumnya, sekitar pukul 14.00 WIB, dua orang dengan berboncengan sepeda motor berkeliling di sekitar Taman Suropati, Jalan Suwiryo, dan kawasan Menteng lainnya. Mereka berdua berkeliling membawa bendera bergambar kartun Soeharto yang bertuliskan, "SDSB = Soeharto Dalang Segala Bencana".
(san/)











































