Warga Mulai Jenuh, 3 Pos Pengungsian Merapi Kosong
Jumat, 19 Mei 2006 13:36 WIB
Magelang - Meski mendapat makan gratis 3 kali sehari, warga lereng Gunung Merapi tidak betah tinggal di pengungsian. Ribuan warga mulai tinggalkan tempat-tempat pengungsian untuk kembali ke kampung mereka masing-masing.Dari 25 tempat pengungsian yang berada di wilayah Magelang, terdapat 3 tempat pengungsian yang sudah ditinggalkan warga. Lokasi tersebut kini kosong melompong. Padahal sebelumnya, sedikitnya ada 4.000 pengungsi yang ada di tempat ini.Ketiga tempat pengungsian yang sudah kosong tersebut berlokasi di Koperasi Pegawai Republik Indonesia di Desa Dukun, Panti Asuhan Dukun dan SD Progowanan, Kecamatan Sawangan, Magelang."Saat ini kami melakukan pendataan ulang seluruh jumlah pengungsi karena sudah banyak yang meninggalkan tempat-tempat pengungsian. Kami juga tidak bisa melarang mereka kembali ke rumah. Tapi seluruh relawan kami sudah menjelaskan kondisi Merapi dengan status Awas dan bahaya-bahayanya," kata Korlap PMI Muntilan Chaeruddin saat ditemui detikcom di Posko PMI Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (19/5/2006).Dari data sementara yang ada di PMI Muntilan, saat ini seluruh pengungsi di wilayah Magelang berjumlah 8.866 jiwa. Jumlah tersebut tersebar di 25 tempat pengungsian.Pada umumnya, bila siang hari tempat-tempat pengungsian ini sepi karena ditinggal pulang. Hanya sejumlah ibu-ibu, manula dan anak-anak. Sedangkan pria dan wanita dewasa pada umumnya kembali ke rumah untuk mengurus ternak dan berladang.
(jon/)











































