MA Tolak PK Brigjen Pol Prasetijo Utomo di Kasus Suap Djoko Tjandra

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 15 Mar 2022 15:10 WIB
Brigjen Prasetijo Utomo menghadapi sidang vonis kasus red notice Djoko Tjandra. Ia mengepalkan tangan dan memberi hormat saat memasuki ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta.
Brigjen Pol Prasetijo Utomo (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) menolak permohonan peninjauan kembali (PK) Brigjen Pol Prasetijo Utomo sehingga ia tetap dihukum 3,5 tahun penjara. Brigjen Prasetijo Utomo terbukti bersalah menerima USD 100 ribu dari Djoko Tjandra berkaitan dengan upaya penghapusan red notice Djoko saat masih buron kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali.

"Tolak PK," demikian bunyi putusan PK yang dilansir website MA, Selasa (15/3/2022).

Putusan itu diketok oleh ketua majelis Sri Murwahyuni dengan anggota Gazalba Saleh dan Agus Yunianto. Panitera putusan yang diketok pada 9 Maret 2022 itu adalah Rudi Soewasono.

Dengan penolakan PK itu, putusan PN Jakpus berkekuatan hukum tetap, yakni Brigjen Prasetijo Utomo selaku Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri turut serta dalam upaya penghapusan red notice Djoko Tjandra di Interpol Polri dan DPO di Imigrasi. Ia membantu istri Djoko Tjandra membuat surat yang ditembuskan ke Interpol Polri. Prasetijo juga bersurat ke Anna Boentaran terkait informasi red notice Djoko Tjandra.

Berikut ini daftar hukuman yang dijatuhkan kepada komplotan di kasus tersebut:

1. Djoko Tjandra dihukum 2,5 tahun penjara di kasus surat palsu dan 4,5 tahun penjara di kasus korupsi menyuap pejabat. Selain itu, Djoko harus menjalani hukuman korupsi 2 tahun penjara di kasus korupsi cessie Bank Bali. MA juga memerintahkan agar dana yang disimpan di rekening dana penampungan atau Bank Bali sebesar Rp 546 miliar dikembalikan kepada negara.

2. Jaksa Pinangki hanya dituntut oleh sesama jaksa selama 4 tahun penjara. Awalnya Pinangki dihukum 10 tahun penjara tapi disunat oleh Pengadilan Tinggi Jakarta menjadi 4 tahun penjara. Anehnya, jaksa tidak kasasi atas putusan itu.

3. Irjen Napoleon divonis 4 tahun penjara. Kini Irjen Napoleon juga sedang disidik di kasus pencucian uang da kasus pemukulan sesama tahanan.

4. Brigjen Prasetijo divonis 3,5 tahun penjara.

5. Tommy Sumardi divonis 2 tahun penjara.

6. Andi Irfan divonis 6 tahun penjara.

7. Pengacara Anita Kolopaking, dihukum 2,5 tahun penjara.

Lihat juga video 'Sunat-sunat PT Jakarta untuk Vonis Pinangki-Djoko Tjandra':

[Gambas:Video 20detik]



(asp/yld)