Ditemukan Dua Titik Api, Sumbar Berselimut Kabut Asap

Ditemukan Dua Titik Api, Sumbar Berselimut Kabut Asap

- detikNews
Jumat, 19 Mei 2006 11:44 WIB
Padang - Kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumatera Barat (Sumbar) sejak beberapa hari terakhir tidak berasal dari wilayah Sumbar. Kabut asap itu diduga dampak dari pembakaran lahan di Sumatera Selatan (Sumsel) dan Lampung. Pantauan satelit milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), saat ini terdapat sembilan titik panas (hotspot) di Pulau Sumatera. Hot spot tersebut antara lain terpantau di Sumsel (Musi Banyu Asin, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Lampung (Way Kanan dan Lampung Timur). Demikian disampaikan Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Tabing Padang, Emrizal, kepada detikcom, Jumat (9/5/2006). "Asap itu sampai ke Sumbar karena arah angin berhembus dari tenggara menuju barat laut atau dari Sumatera bagian selatan menuju wilayah Sumbar. Kami memprediksi kemarau kali ini akan berlangsung lebih lama sehingga warga perlu mewaspadai bencana kekeringan dan kebakaran," ujarnya.Sementara itu, Kepala Sub Dinas Dinas Pengawasan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Sumbar, Syamsudin, ketika dihubungi detikcom mengatakan ditemukan dua titik api di Sumbar, yakni Pesisir Selatan. "Titik api terdapat di Desa Muaro Sakai, Kecamatan Pancung Soal dan Desa Tanjung Makmur, Kecamatan Lunang Silaut," ujarnya.Untuk menangani dan mencegah lebih luasnya penyebaran titik api itu, menurut Syamsudin, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Pesisir Selatan. "Kitamasih menyelidiki apakah titik api itu disebabkan karena pembakaran lahan hutan oleh perusahaan atau pembukaan lahan pertanian oleh warga setempat,"demikian Syamsudin. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads