Puluhan Mahasiswa UGM Tolak Maafkan Soeharto
Jumat, 19 Mei 2006 11:02 WIB
Jakarta - Puluhan mahasiswa Universitas Gadjah Mada menuntut Presiden SBY tetap memproses kasus pidana mantan Presiden Soeharto. Meski kesehatan Soeharto dilaporkan memburuk, tidak bisa dijadikan alasan memaafkan atas perbuatan pidananya.Tuntutan ini disampaikan dalam aksi demontrasi puluhan mahasiswa Fakultas Hukum UGM di Bundaran Kampus UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, Jumat (19/5/2006).Koordinator aksi Danang Kurniadi menyatakan sikap pemerintah SBY yang mengendapkan kasus Soeharto menunjukkan hukum di negeri ini dimandulkan kepentingan politik."Langkah tersebut telah mencederai rasa keadilan masyarakat, terutama mereka yang menjadi korban arogansi Soeharto. Ketidakjelasan hukum terhadap Soeharto akan menambah deretan betapa buruknya upaya pemberantasan korupsi di masa kepemimpinan SBY-JK," kata Danang.Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut agar proses peradilan kasus Soeharto dilanjutkan, demi tegaknya supremasi hukum dan keadilan masyarakat. "Terbitkan perpu atau peraturan pemerintah pengganti undang-undang untuk mengusut tuntas kasus Soeharto," ujar Danang yang juga Ketua Dema Fakultas Hukum UGM ini.
(jon/)











































