SBY: Jenguk Soeharto Kewajiban Moral Saya
Jumat, 19 Mei 2006 08:47 WIB
Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta rombongan meninggalkan Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP) Jumat (19/5/2006) sekitar pukul 08.08 WIB, usai menjenguk mantan Presiden Soeharto. Kunjungan Presiden hanya berlangsung sekitar 20 menit.Usai melakukan kunjungan, dan begitu tiba di lantai dasar RSPP, Presiden SBY langsung dikerubuti para pengunjung dan keluarga pasien RSPP. Mereka pun tampak berebutan untuk bersalaman dengan orang nomor satu di Indonesia itu.Setelah melayani para pengunjung RSPP untuk bersalaman, SBY langsung memberikan keterangan kepada wartawan. Dalam pernyataannya, kedatangannya untuk menjenguk Soeharto sebagai bagian dari rasa hormat SBY kepada mantan pemimpin yang kini sedang terbaring sakit. "Menjadi misi kemanusiaan dan kewajiban moral saya untuk menjenguk beliau sebagai mantan pemimpin," kata SBY singkat.Selain itu SBY juga menilai kunjungan ini dilakukan karena menganggap Soeharto sebagai senior. "Saya ingin pengobatan dilakukan sebaik-baiknya, siapa pun itu baik pemimpin sekarang atau ke depan. Dan ini sebagai bagian dari kearifan bangsa," jelas SBY.Namun sebelum sempat wartawan menghujani SBY dengan beberapa pertanyaan dirinya langsung bergegas pergi ke arah kendaraan pribadinya dan langsung meluncur meninggalkan RSPP.Sementara itu Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng mengatakan, ketika ditemui SBY Pak Harto mencoba untuk berbicara. "Tampaknya beliau tahu kedatangan Presiden dan apa yang diucapkannya diterjemahkan oleh Mbak Tutut," ujar Andi.
(ahm/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































