ADVERTISEMENT

Tangkap Pencuri Motor, 4 Polisi di Surabaya Malah Dikeroyok Warga

Tim detikcom - detikNews
Senin, 14 Mar 2022 11:29 WIB
Polisi dihajar massa di Surabaya
Salah satu anggota Polsek Tambaksari jadi korban pengeroyokan. (Foto: Foto. Dok. Polsek Tambaksari)
Jakarta -

Aipda Joko Nugroho dan 3 anggota unit lantas Polsek Tambaksari, Surabaya, diamuk massa. Mereka menjadi korban salah sasaran pengeroyokan warga saat mengamankan pelaku pencurian motor.

"Benar, anggota kami menjadi korban salah sasaran amukan massa saat mengamankan seorang pelaku pencurian motor," kata Kapolsek Tambaksari Kompol M Akhyar seperti dikutip dari detikJatim, Senin (14/3/2022).

Akhyar mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (9/3) di Jalan Setro Tengah, Tambaksari. Akibat peristiwa itu, keempat polisi tersebut mengalami luka di bagian wajah.

Akhyar menuturkan peristiwa pengeroyokan itu bermula saat korban atas nama M Daffa Fadhullah menjual motor Suzuki Crystal bodong di Facebook. Motor itu kemudian ditawar oleh tersangka atas nama Yusuf. Mereka kemudian sepakat bertemu atau cash on delivery (COD) di wilayah Margomulyo dan digiring ke Setro.

Namun saat menjajal motor, tersangka justru membawa kabur. Usai membawa kabur motor korban, lanjut Akhyar, tersangka kemudian menjualnya di Facebook. Korban yang mengetahui itu kemudian mencoba balik berpura-pura membelinya dan menangkap tersangka.

Setiba di Setro, pelaku kemudian diteriaki 'maling'. Mendengar itu, spontan warga langsung menghajar tersangka. Mendapat laporan itu, Akhyar bersama anggotanya langsung menuju TKP. Saat proses akan mengamankan itu, Aipda Joko Nugroho dan 3 anggota lantas lainnya juga ikut diamuk warga. Tak ayal, keempat petugas itu babak belur, bahkan pangkat di pundaknya juga sempat hilang saat ditarik massa.

Simak berita selengkapnya di sini.

Saksikan juga 'Saat 5 Perampok yang Sekap Satpam-Curi Rp 400 Juta Dibekuk!':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT