BMKG: Gempa M 6,7 Nias Selatan Terjadi di Zona Megathrust

ADVERTISEMENT

BMKG: Gempa M 6,7 Nias Selatan Terjadi di Zona Megathrust

Indra Komara - detikNews
Senin, 14 Mar 2022 07:43 WIB
Jakarta -

BMKG meng-update parameter gempa di Nias Selatan dari magnitudo 6,9 menjadi magnitudo 6,7. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan titik gempa di Nias Selatan pagi tadi terjadi di zona megathrust.

"Gempa yang terjadi adalah di zona megathrust yang kita semua perlu untuk mewaspadai meski magnitudo yang terjadi tadi magnitudonya adalah 6,7. Namun skenario terburuk terutama kita di daerah sekitar untuk menyiapkan dengan magnitudo 8,9 itu skenario terburuk," ucap Dwikorita dalam jumpa pers, Senin (14/3/2022).

Dia mengatakan magnitudo 8,9 bukan prediksi gempa, melainkan hitung-hitungan berdasarkan sejarah gempa yang terjadi di pusat gempa hari ini. Dwikorita menyebut gempa yang terjadi pukul 04.09 WIB itu berdekatan dengan gempa megathrust tahun 1797.

"Yang terjadi hari ini juga di segmen Mentawai tetapi bagian Siberut jadi di segmen ini ada beberapa bagian di segmen Mentawai ini yang bergerak adalah yang Siberuet yaitu di bagian tengah, terlihat yang warna hitam M 6,7, yang tahun 97 M 8,5 terlihat betapa dekatnya karena merupakan sumber yang sama gempa Megathrust," paparnya.

"Ini bukan prediksi kita tidak akan tahu apakah itu akan terjadi, insyaallah tidak terjadi namun untuk mitigasi apabila sewaktu-waktu terjadi kita perlu mewaspadai dengan cara menyiapkan tata ruang yang benar-benar memperhatikan potensi guncangan tanah," imbuhnya.

Dwikorita mengatakan sudah melakukan pemetaan zona mana yang akan terguncang kuat jika gempa terjadi di titik yang sama. Dia meminta ada perhatian pada bangunan di zona-zona yang teridentifikasi sebagai zona bahaya.

"Jadi angka 8,9 bukan ramalan, bukan prediksi, tapi angka untuk mitigasi menyiapkan tata ruang building coat dan langkah mitigasi lainnya," katanya.

(idn/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT