ADVERTISEMENT

Gerindra Dorong Polri Ungkap Dalang Binomo: Jangan Hanya Tangkap Affiliator

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 14 Mar 2022 06:45 WIB
Habiburokhman
Habiburokhman (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Dalang di balik aplikasi Binomo masih belum diketahui hingga saat ini karena crazy rich asal Medan, Indra Kenz, menutup-nutupi identitasnya. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra Habiburokhman mendorong Bareskrim Polri untuk mengungkap bos aplikasi Binomo.

"Kasus ini harus diusut sampai tuntas. Jangan hanya affiliator yang ditangkap, tapi semua pihak yang terlibat. Termasuk dan terutama dalang atau orang yang mengorkestrasi tindak pidana tersebut," ujar Habiburokhman saat dimintai konfirmasi, Minggu (13/3/2022).

Habiburokhman mengingatkan Polri bahwa dampak kerugian yang ditimbulkan oleh aplikasi Binomo sangat besar. Dia ingin aset para pelaku dilacak untuk mengembalikan kerugian korban.

"Perlu dicatat, kerugian masyarakat sangat besar dan sebisa mungkin harus dipulihkan. Langkah pertama pemulihan kerugian masyarakat yang menjadi korban adalah dengan mengungkap siapa saja yang terlibat dan melacak aset hasil kejahatan mereka," tuturnya.

Untuk itu, Habiburokhman meminta kepolisian tak hanya menangkap para affiliator. Melainkan juga memulihkan kerugian korban Binomo.

"Tujuan penegakan hukum bukan sekadar ditangkapnya para pelaku, tetapi dipulihkannya kerugian para korban," imbuh Habiburokhman.

Indra Kenz Tutupi Identitas Bos Binomo

Sebelumnya, Bareskrim Polri terus menyelidiki dalang aplikasi binary option Binomo dengan tersangka Indra Kenz. Saat diperiksa sebagai tersangka, Indra Kenz disebut masih menutupi jejak dalang aplikasi tersebut.

"Betul (Indra Kenz) masih tidak berterus terang (soal dalang Binomo)," kata Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan yang disampaikan pada Minggu (13/3).

Whisnu mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut. Bareskrim nantinya akan mengungkap siapa dalang di aplikasi Binomo.

"Masih didalami. Nanti kalau sudah jelas, saya sampaikan. Kita sampaikan ya bila sudah terungkap siapa yang membantu IK (Indra Kenz) dalam kegiatan Binomo ini," ujarnya.

Pemilik Binomo Diduga Ada di Indonesia

Whisnu menduga pemilik aplikasi Binomo ada di Indonesia. Pemilik aplikasi binary option tersebut diburu polisi.

"Kami duga ada di Indonesia. Pemilik ada di Indonesia," ucap Whisnu.

Dia belum menjelaskan detail identitas pemilik aplikasi tersebut. Whisnu mengatakan masih ada terduga pelaku terkait kasus Binomo yang sedang diburu.

"Kami masih dalami. Kami mencoba lewat payment gateway-nya karena ada pelaku lain di luar Indra Kenz," imbuhnya.

Simak Video 'Ada Kasus Binomo, Pakar Ingatkan Soal Riset Investasi':

[Gambas:Video 20detik]



(drg/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT