Munarman Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Terorisme Hari Ini

Zunita Putri - detikNews
Senin, 14 Mar 2022 06:16 WIB
Pemblokiran Rekening FPI itu Mirip Cara Zionis dan Kafir Quraisy
Munarman (Tim blak-blakan/detikcom)
Jakarta -

Mantan Sekretaris Umum (Sekum) FPI Munarman hari ini akan menjalani sidang agenda tuntutan kasus terorisme. Sidang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Sidang Senin (14/3) agenda tuntutan, jadwal 09.00 WIB," ujar pejabat humas PN Jaktim, Alex Adam Faisal kepada wartawan, Minggu (13/3/2022) malam.

Pengacara Munarman, Aziz Yanuar berharap jaksa menuntut bebas Munarman. Aziz meminta keadilan ditegakkan di kasus terorisme ini.

"Bebaskan Munarman dari seluruh tuntutan, hentikan dugaan rekayasa terorisasi dan kriminalisasi aktivis dan oposisi, setop kezaliman, tegakkan keadilan," kata Aziz kepada wartawan.

Dalam sidang ini, Munarman didakwa menggerakkan orang lain untuk melakukan teror. Munarman juga disebut jaksa telah berbaiat ke pimpinan ISIS Abu Bakar Al Baghdadi.

Jaksa mengatakan perbuatan Munarman itu dilakukan di sejumlah tempat. Adapun tempatnya adalah Sekretariat FPI (Front Pembela Islam) Kota Makassar-Markas Daerah LPI (Laskar Pembela Islam), Pondok Pesantren Tahfizhul Qur'an Sudiang Makassar, dan di aula Pusbinsa kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Perbuatan Munarman itu dilakukan dalam kurun 2015.

Munarman didakwa melanggar Pasal 14 atau Pasal 15junctoPasal 7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU juncto UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Atau Pasal 13 huruf c Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UUjunctoUU Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Simak juga 'Saat Munarman Tanya Ahli: Bicara Syariat Islam Termasuk Wujudkan ISIS?':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/rfs)