Mbah Marijan Kritik Wartawan

Mbah Marijan Kritik Wartawan

- detikNews
Jumat, 19 Mei 2006 00:21 WIB
Sleman - Terlalu sering diambil gambar ternyata membuat Mbah Marijan sedikit kesal. Juru kunci Merapi ini pun melayangkan protes pada wartawan. Protes tersebut dilayangkannya saat melakukan persiapan sebelum melakukan ritual keliling desa dengan membisu. Setiap gerak-geriknya selalu diamati dan dimabil gambarnya oleh puluhan wartawan yang berada di rumahnya di desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman.Menurut pengamatan Detikcom, Kamis (18/5/2006), wartawan yang hadir kurang lebih 50 orang, baik dari media cetak maupun elektronik. Ada juga wartawan televisi internasional yang meliput ritual unik ini.Hal tersebut membuatnya sedikit terganggu. Alhasil ia pun mengungkapkan protesnya. "Mbok ya jangan saya saja yang diambil gambarnya, kan ada orang lain juga," ujar Mbah Marijan yang disusul geer para wartawan.Ritual Mbah Marijan tersebut merupakan 'agenda resmi' yang dilakukannya setiap malam Jumat. Upacara ini dilakukannya untuk memohon kepada Yang Maha Kuasa agar letusan Merapi tidak merugikan banyak pihak.Upacara ini sendiri dilangsungkan mulai pukul 21.00 malam dengan diawali yasinan di masjid sebelah barat rumahnya. Setelah selesai yasinan Mbah Marijan beristirahat sejenak sekaligus mempersiapkan diri untuk melakukan ritual keliling desa dengan membisu. (ahm/)


Berita Terkait