Kerusuhan Timor Leste, 5 Orang Jadi Tersangka
Kamis, 18 Mei 2006 23:39 WIB
Bali - Sebanyak lima orang pelaku kerusuhan dalam demo bekas tentara yang menyebabkan dua polisi Timor Leste tewas, telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, 11 orang pelaku kerusuhan masih dalam pencarian. Demikian disampaikan Procurador Geralda Replubica atau Jaksa Agung Timor Leste Dr. Longhuinhos Monteiro disela-sela pertemuan Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP) Indonesia-Timor Leste di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Kamis (18/05/2006). "Sejauh ini kita telah menangkap lima orang yang terlibat dalam penyanderaan polisi," kata Monteiro yang juga anggota komisi yang bertugas menyelesaikan konflik di Timor Leste. Komisi yang beranggotakan sepuluh orang yang berasal dari wakil pemerintah, gereja dan sipil. Ketua komisi dijabat oleh ministra estafal atau menteri senior Dr Ana Pesoa Pinto bernama Comissao Notaveis. Monteiro mengatakan para perusuh berasal dari kelompok Colimau 2000 yang ada di suatu daerah tertentu (Bobonaro) di luar daerah tempat kerusuhan terjadi. Diduga kerusuhan ini dipicu oleh para pelaku kerusuhan pernah menjadi korban pemukulan polisi kemudian melakukan aksi balas dendam. "Kami akan mendengarkan alasan dasar dari semua tentara yang dipecat itu kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tentara yang masih aktif mulai dari tentaranya sendiri sampai ke komandan-komandan tertentu dalam satuan operasi yang nama-namanya muncul dalam protes mereka," paparnya.
(ahm/)











































