SBY Minta FAO Tagih Bantuan Flu Burung
Kamis, 18 Mei 2006 14:42 WIB
Jakarta - Komitmen bantuan keuangan sejumlah negara terhadap upaya pemberantasan virus flu burung, belum seluruhnya terealisasi. Padahal ancaman pandemik masih di depan mata. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun meminta bantuan Food and Agriculture Organitation (FAO) menagihkannya kepada komunitas internasional. "Saya berharap FAO tidak lupa mengingatkan komunitas internasional dalam memberi batuan financial bagi pemberantasan virus flu burung," kata Presiden dalam sambutannya membuka kongres ke 26 FAO Asia-Pacific di Hotel Shangrilla, Jakarta (18/5/2006).Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan yang diberikan oleh FAO selama ini dalam perang melawan virus flu burung. Bantuan tersebut punya dampak penting pada ketahanan pangan dunia dan upaya pengentasan kemiskinan di negara-negara penerimanya. Virus yang pertama kali muncul di Asia itu, kini telah menyebar ke Eropa dan Afrika. Tidak terhitung berapa banyak usaha peternakan dan perdagangan daging unggas yang terpukul hebat karenanya. Presiden SBY juga berterimakasih atas dukungan FAO dalam negoisasi dan reformasi aturan perdagangan dunia untuk komoditas produk hasil pertanian. Atas dorongan FAO di ajang Putaran Doha, kian banyak negara-negara agraris yang berpartipasi dalam proses tersebut. Tanpa dukungan penuh FAO, sulit bagi negara-negara agraris yang rata-rata merupakan negara berkembang sanggup membendung langkah negara-negara maju yang ingin untuk memasuk memasukkan komoditas pertaniannya. Namun sebaliknya, menolak membuka pasar mereka bagi produk pertanian negara berkembang. "Bukan berarti negara-negara berkembang menolak pasar bebas, tapi dalam tataran perdagagan yang tidak adil demikian, kami lah pihak yang paling dirugikan. Aturan perdagangan dunia yang baru nanti sangat berfaedah menjaga stabilitas dan ketahanan pangan negara-negara berkembang," ujar Presiden.
(jon/)











































