Urus Ternak, Pengungsi Merapi Diantar Jemput

Urus Ternak, Pengungsi Merapi Diantar Jemput

- detikNews
Kamis, 18 Mei 2006 14:18 WIB
Magelang - Tidak seperti pengungsi Merapi lain yang dipusingkan dengan urusan ternak, warga Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang sangat tenang menghadapi persoalan ini. Mereka diantar jemput untuk mengurus ternaknya.Warga yang ingin mengurus ternak diberi waktu 5 jam, mulai pukul 05.00-10.00 WIB. Seperti sudah jadi kebiasaan sehari-hari selama di pengungsian, mereka berkumpul di luar lapangan dan berangkat ke rumah dengan truk."Warga mencari rumput tidak jauh dari desa agar cepat. Sebelum berangkat ke rumah dan kembali ke pengungsian mereka dicek dan tak ada yang ketinggalan," tutur Satgas Linmas Penanggulangan Bencana dan Pengungsi Desa Kaliurang Sudaryanto ketika ditemui di lokasi pengungsian, Kamis (18/5/2006).Selain itu, warga yang mengungsi ke Lapangan Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang ini meninggalkan sebagain pemuda desa di rumah untuk menjaga keamanan. Para pemuda dibantu aparat kepolisian, TNI, Linmas, dan relawan.Sudaryanto menjelaskan, para pemuda yang berjaga di desa diminta terus waspada. Mereka yang boleh tinggal di desa adalah yang punya sepeda motor. Kendaraan mereka selalu diarahkan ke Magelang agar bisa cepat menyingkir jika kondisi memburuk.Lelaki beranak dua ini menambahkan, hingga kini semuanya berjalan sesuai rencana. Warga yang mengurus ternak selalu kembali ke pengungsian tepat waktu. Pemuda yang berjaga juga tetap stand by di desa."Para pemuda itu tidak dibayar. Sebelum ada dapur umum di sini (pengungsian), mereka makan ala kadarnya. Setelah itu, logistik mereka dikirim dari sini," jelasnya.Desa Kaliurang berjarak kurang lebih 8 KM dari puncak Merapi dan diapit dua sungai aliran lava, yakni Kali Bebeng dan Kali Krasak. Sejauh ini, 1.889 jiwa warga dari 5 dusun di desa tersebut mengungsi ke Lapangan Desa Jumoyo yang berjarak 14 KM dari desanya. (asy/)



Berita Terkait