Merapi Tenang, Pengungsi Magelang Bertahan di TPA

Merapi Tenang, Pengungsi Magelang Bertahan di TPA

- detikNews
Kamis, 18 Mei 2006 13:54 WIB
Magelang - Kewaspadaan warga Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang patut diacungi jempol. Meski Merapi terlihat tenang dan sebagian pengungsi di lokasi lain kembali ke rumah, mereka justru memilih bertahan di TPA (Tempat Pengungsian Akhir).Hingga kini, Kamis (18/5/2006), ribuan warga yang desanya berjarak sekitar 8 KM dari puncak Merapi ini berkumpul di Lapangan Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. Mereka terdiri dari 5 dusun, yakni Kaliurang Kidul, Kaliurang Lor, Sumberjo, Cepagan, dan Jrakah.Warga mengungsi secara bergelombang. Tiga hari ini, jumlah mereka bertambah dari 1.636 jiwa menjadi 1.819 jiwa dan akhirnya kini tercatat sebanyak 1.889 jiwa. Untuk menampung jumlah tersebut, mereka mendirikan kurang lebih 150 tenda."Sebagian lainnya ada di sekolah, balai desa, dan kantor kelurahan sekitar sini. Dengan demikian, koordinasi kami mudah," kata Sekretaris Desa Kaliurang Suwardi ketika ditemui di lokasi. Suwardi menjelaskan, seluruh warganya tidak akan pulang ke rumah sebelum ada kesepakatan dan kejelasan status dari lembaga berwenang. Merapi yang terlihat cukup tenang bukan pertanda bahwa desanya aman."Aktivitas Merapi kan tidak bisa diduga. Bisa saja, Merapi tenang karena sedang memasak (lava) yang siap dimuntahkan setiap saat," tandasnya.Dari pantauan detikcom, TPA Jumoyo merupakan lokasi pengungsian paling baik. Mereka menata tendanya secara teratur. Setiap waktu, sejumlah kendaraan hilir mudik mengantar logistik. Dapur umum terus mengebul dan 6 buah MCK sudah didirikan mendadak."Kami tidak kekurangan apa pun. Kebetulan warga desa sangat kompak. Mungkin, hal ini imbas dari pelatihan penaggulangan bencana yang sering diadakan secara swadaya," tutur Suwardi. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads