2 Infark Baru Ditemukan, Otak Soeharto Menciut

2 Infark Baru Ditemukan, Otak Soeharto Menciut

- detikNews
Kamis, 18 Mei 2006 13:04 WIB
Jakarta - Hasil CT Scan Soeharto menunjukkan adanya 2 infark (penyumbatan pembuluh darah) baru pada otak bagian kanan. Otak Soeharto juga diketahui menciut."CT Scan Pak Harto itu terakhir dilakukan pada Mei 2005. Hasil CT Scan hari ini lebih buruk, terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu," kata anggota Tim Dokter Kepresidenan Sepesialis Syaraf dr Yusuf Miscbah.Hal ini disampaikan Yusuf di RSPP, Jalan Kiai Maja, Jakarta Selatan, Kamis (18/5/2006).Dua infark yang ditemukan terletak di sebelah kanan yaitu pada centrum selovarum dan permukaan (kortex) pada otak kanan. Rongga otak Pak Harto lebih besar dibandingkan tahun lalu karena terjadi penciutan otak secara keseluruhan."Otak orang tua memang makin menciut. Karena pernah kena stroke, rongga otak menjadi besar dan dengan membesarnya rongga otak menyebabkan kantuk. Ini masih diobservasi," terang dr Yusuf.Dengan adanya penurunan otak Soeharto, maka ada konsekuensi jangka panjang dan jangka pendek. "Yang kita khawatirkan ya sering mengantuk. Itu karena kesadaran menurun dan masih diobservasi lagi," cetusnya.Soeharto juga mengalami kejang-kejang setiap 2 jam sekali. "Kejang-kejang terjadi karena berkurangnya kadar sel darah merah dari normal sebanyak 6 gr%. Sedangkan normalnya 18 gr%," beber dr Yusuf.Direktur RSPP Dr Adji Suprajitno menambahkan, Soeharto menjalani CT Scan pada bagian kepala, dada, dan perut."Didapatkan infark baru pada otak. Masih terlihat cairan bebas pada rongga perut dan masih terdapat sedikit cairan di selaput rongga paru," kata Adji.Saat ini, kadar hemoglobin Soeharto 9,6 gr%. Fungsi saluran cerna terus membaik namun fungsi ginjal masih terganggu. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads