Tragedi Peluru Nyasar
Kak Seto Terbang ke Balikpapan
Kamis, 18 Mei 2006 12:14 WIB
Jakarta - Ketua Komnas Perlindungan Anak Seto Mulyadi alias Kak Seto mengurungkan niatnya bertemu dengan Kapolri Jenderal pol Sutanto. Dia akan terbang ke Balikpapan guna menagih penyelesaian tragedi peluru nyasar yang menimpa Mohammad Iqbal Wian Eka Putra.Kak Seto yang dihubungi detikcom, Kamis (18/5/2006) mengaku akan bertemu langsung dengan Kapolres Bontang Selatan AKBP Dukiatna."Kapolres sangat terbuka untuk membicarakan hal ini. Saya akan berangkat pukul 13.25 WIB dengan Garuda GA 514 ke Balikpapan. Kita sudah janji ketemu pukul 18.30 di hotel tempat saya menginap," kata Kak Seto.Jika tidak ada titik temu, menurut Kak Seto, dirinya akan bertemu Kapolda Kaltim. "Saya ingin bertahap saja. Apa-apa kan tidak harus di pusat. Kalau bisa lewat jalurnya dulu," ujarnya.Dikatakan dia, pertemuan nanti akan membahas masalah proyektil di kepala Iqbal yang kini telah berhasil dikeluarkan."Apakah disimpan di RSPAD Gatot Subroto atau akan diambil Polres Bontang Selatan untuk dibawa ke Puslabfor dan dilakukan pengusutan. Kan masih belum ketahuan siapa yang nembak, dari senjata laras panjang atau laras pendek," jelas pria berkacamata ini.Selain itu, lanjut dia, akan membahas biaya pengobatan Iqbal. "Bagaimana bentuk dari kompensasi kepolisian. Walaupun saya dapat kabar kalau perusahaan tempat ayah Iqbal bekerja membantu biaya perawatan," ujarnya.Dalam kesempatan itu, Kak Seto mengimbau agar aparat kepolisian lebih berhati-hati dalam bertugas dan meningkatkan profesionalitas.Kak Seto semula berencana bertemu dengan Kapolri guna meminta pertanggungjawaban tragedi peluru nyasar.Setelah 10 hari peluru bersarang di kepala bocah Iqbal, dokter berhasil mengoperasi dan mengeluarkan proyektil tersebut. Kini, bocah berusia 4 tahun itu masih belum sadarkan diri.
(aan/)











































