ADVERTISEMENT

Gencarkan Akselerasi Vaksinasi Se-RI, Kapolri: Persiapan Pandemi ke Endemi

M Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 08 Mar 2022 14:58 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggencarkan akselerasi vaksinasi
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggencarkan akselerasi vaksinasi. (Foto: dok ist)
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kegiatan percepatan vaksinasi di GOR BRI Radio Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2022). Akselerasi ini juga dilakukan di 5.777 titik vaksinasi seluruh Indonesia, dengan target 1,5 juta dosis vaksin.

Dalam kesempatan itu, Sigit menyatakan bahwa akselerasi vaksinasi akan terus dilaksanakan di seluruh Indonesia sebagai upaya untuk mempersiapkan, serta mendukung strategi pemerintah untuk mengubah pandemi menjadi endemi.

"Kenapa kita lakukan, karena kita memang ingin mengejar upaya yang saat ini kita lakukan untuk mempersiapkan program dari pandemi menjadi endemi," kata Sigit kepada wartawan usai meninjau kegiatan itu.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya juga telah menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan strategi untuk mengubah pandemi menjadi endemi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggencarkan akselerasi vaksinasiKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggencarkan akselerasi vaksinasi. (Foto: dok ist)

Sigit menambahkan, demi mendukung upaya pemerintah tersebut, salah satu tolok ukur untuk terlaksananya strategi itu dengan melakukan percepatan vaksinasi untuk masyarakat Indonesia. Ini juga tentunya harus diiringi dengan pengendalian laju pertumbuhan COVID-19.

"Di satu sisi kita mengontrol bagaimana laju pertumbuhan COVID-19 bisa kita kendalikan. Kemudian angka kesembuhan kita harapkan akan meningkat dan angka kematian yang kita jaga untuk minimal, dengan melakukan perawatan terhadap masyarakat di rumah sakit. Sehingga tingkat fatalitas bisa dihindarkan," ucap Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengungkapkan bahwa Indonesia mendapat target dari WHO di akhir bulan Mei nanti untuk mewujudkan seluruh provinsi bisa mencapai angka vaksinasi sebesar 70 persen.

"Walaupun secara nasional angka kita saat ini untuk dosis dua sudah cukup tinggi di atas 71 persen, namun demikian kalau kita hitung secara provinsi belum merata kalau pun seperti di DKI Jakarta sendiri dosis II sudah di atas 100 persen," ujarnya.

Di sisi lain, mantan Kapolda Banten itu juga kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi dosis 3 atau booster dengan memanfaatkan gerai-gerai serta fasilitas yang telah disediakan oleh seluruh pihak terkait.

Sigit memaparkan vaksinasi dosis 3 akan memberikan imunitas atau kekebalan yang lebih tinggi terhadap segala jenis varian COVID-19. Vaksin booster, lanjut Sigit, juga dapat menurunkan fatalitas bagi masyarakat yang terpapar virus Corona, khususnya mereka yang memiliki komorbid.

"Karena memang statistiknya ada. Tentunya yang lebih lengkap tingkat imunitasnya menjadi lebih tinggi dan risiko fatalitasnya menjadi lebih rendah. Ini yang tentunya terus kita ingatkan. Sehingga kita betul-betul siap untuk mempersiapkan masyarakat kita dari varian Delta, Omicron atau varian baru yang tentunya ada mutasi yang kita harus selalu siap," papar Sigit.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggencarkan akselerasi vaksinasiKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggencarkan akselerasi vaksinasi. (Foto: dok ist)

Di samping itu, Sigit mengapresiasi kelompok pemuda yang tergabung dalam Cipayung Plus karena ikut bersinergi dan berkolaborasi dalam kegiatan akselerasi vaksinasi di GOR BRI Radio Dalam.

Ia berharap ke depan kelompok pemuda yang notabene generasi penerus bangsa dapat memberikan sosialisasi kepada masyarakat akan pentingnya mendapatkan vaksinasi demi pengendalian Pandemi COVID-19.

"Ke depan kita akan terus bersinergi untuk melakukan kegiatan-kegiatan berbagai macam terkait penanganan pandemi COVID-19, kegiatan mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN), dan kegiatan lain," tutur Sigit.

Tidak hanya meninjau langsung, Sigit juga memberikan pengarahan melalui virtual kepada seluruh jajarannya di Indonesia dalam rangka pengendalian pandemi COVID-19.

Pada kegiatan akselerasi vaksinasi tersebut, Kapolri juga melihat secara langsung program pasar rakyat yang menjual minyak goreng dengan harga lebih murah untuk masyarakat umum. Sementara, warga yang melakukan vaksinasi diberikan paket sembako.

(hri/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT