Terbit Tenggelam Isu Reshuffle Kabinet Usai PAN Gabung Koalisi

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 08 Mar 2022 14:21 WIB
Ilustrasi Reshuffle Kabinet Jokowi
Ilustrasi (Zaki Alfarabi/detikcom)
Jakarta -

Kabar perombakan kabinet atau reshuffle lagi-lagi berembus kencang. Terbaru ini beredar kabar reshuffle akan dilaksanakan pada 23 Maret 2022.

Sebelumnya, isu reshuffle sudah diembuskan sejak September tahun lalu, seiring masuknya PAN sebagai koalisi Jokowi-Ma'ruf. Isu reshuffle itu selalu terkait dengan wacana masuknya PAN dalam kabinet.

PAN masuk koalisi sejak Agustus 2021. Saat itu PAN diundang Jokowi ke istana bersama dengan seluruh partai koalisi.

Pertemuan itu dibenarkan oleh Waketum PAN Viva Yoga Mauladi. PAN saat itu diwakili oleh Ketum Zulkifli Hasan dan Sekjen Eddy Soeparno.

"Iya, PAN kan partai koalisi juga. PAN hadir di istana. Bang Zul Ketum dan Mas Eddy Soeparno sekjan," kata Viva kepada wartawan, Selasa (8/3/2022).

Sejak saat itulah berembus wacana PAN akan masuk ke kabinet. Isu reshuffle pun berdengung, spekulasi waktu reshuffle bermunculan dikaitkan dengan Rabu Pon, waktu di mana Jokowi menentukan hari-hari penting seperti salah satunya reshuffle.

Setidaknya beberapa kali terdengar kabar reshuffle yang bertepatan dengan Rabu Pon, simak rangkuman-rangkumannya:

Akhir September 2021

Isu awal reshuffle pasca-PAN masuk ke koalisi ini diembuskan oleh Relawan Jokowi Mania (JoMan). JoMan mengklaim reshuffle kabinet digelar akhir September atau setidaknya awal Oktober.

Di akhir bulan tersebut, hari Rabu berdasarkan kalender jawa adalah Rabu Pon. Seperti diketahui, Presiden Jokowi kerap mengambil keputusan penting, seperti reshuffle kabinet, pada Rabu Pon. Rabu, 29 September 2021, dalam kalender Jawa merupakan Rabu Pon.

Oktober 2021

Ternyata pada 29 September 2021 tidak terbukti adanya reshuffle. Kabar terbaru saat itu reshuffle akan dilakukan sebulan kemudian.

"Bulan depan," kata Faisol Riza, Ketua DPP PKB, saat dihubungi, Rabu (29/9/2021). Faisol menjawab pertanyaan perihal kabar reshuffle kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Faisol pernah juga mengungkapkan informasi soal reshuffle di pengujung 2020. Ketika itu, informasi dari Faisol soal jumlah dan posisi menteri yang di-reshuffle cukup akurat.

Juru bicara Presiden Jokowi saat itu, Fadjroel Rachman, sebetulnya sudah memberikan isyarat bahwa tidak ada pengumuman reshuffle hari ini. Fadjroel menegaskan reshuffle merupakan hak prerogatif presiden.

"Kalau ada reshuffle tentu Presiden sendiri yang mengumumkan, karena hak prerogatif Presiden," sebut Fadjroel saat dimintai konfirmasi, kemarin.

Menurut Fadjroel saat itu, para menteri fokus terhadap satu hal, yakni mengatasi pandemi COVID-19.

"Sampai saat ini, seluruh menko dan menteri dalam Kabinet Indonesia Maju fokus membantu Presiden Jokowi menghadapi pandemi COVID-19," ucapnya.

November, Jokowi Tegaskan Belum Pikir Reshuffle

Hingga November 2021, Jokowi menegaskan belum berpikir terkait reshuffle. Hal itu diungkapkan Jokowi saat menghadiri perayaan HUT ke-10 Partai NasDem.

"Reshuffle-nya belum berpikir," kata Jokowi setelah berpidato di acara HUT ke-10 NasDem di Akademi Bela Negara NasDem, Jl Pancoran Timur II, Jaksel, Kamis (11/11/2021).

Jokowi menegaskan belum memikirkan rencana reshuffle. Jawabannya masih sama saat ditanya soal kemungkinan masuknya PAN ke Kabinet Indonesia Maju.

"Reshuffle-nya belum berpikir ke arah sana," kata Jokowi menjawab pertanyaan soal kemungkinan PAN masuk kabinet.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.