ADVERTISEMENT

Heboh Paris Fashion Week, Gekrafs Buka Suara soal Ajak Brand RI ke Paris

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 08 Mar 2022 06:52 WIB
Jakarta -

Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) buka suara mengenai heboh sejumlah brand Indonesia mengklaim tampil di Paris Fashion Week 2022. Gekrafs menjelaskan bahwa brand Indonesia itu tampil pada Acara Gekrafs Paris Fashion Show during (selama) Paris Fashion Week 2022.

"Paris Fashion Week kenapa pada rame-rame? Apa benar Gekrafs sama Kemenpar bisa sampai se-enggak ngerti itu tentang event ini?" kata Ketua Bakominfo Bekrafs Riefian Fajarsyah atau Ifan Seventeen melalui akun Instagramnya, Selasa (8/3/2022).

Ifan kemudian menjelaskan mengenai Paris Fashion Week. Dia menyebut Paris Fashion Week adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Fédération de la Haute Couture (FHCM).

"First of all, aku pengen jelasin kalau Paris Fashion Week adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh FHCM, jadi semacam federasi di sana. Ini adalah bisa dibilang event fashion terbesar di dunia, bahkan katanya hampir mengalahkan dari New York Fashion Week," katanya.

"Nah permasalahannya kenapa banyak banget brand-brand Indonesia yang tidak berkaitan dengan fashion pun bisa berangkat ke sana? Apakah tidak melalui kurasi?" sebutnya.

Ifanlalu menjelaskan desainer dan brand yang tampil pada Paris Fashion Week banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Dia menyebut di sekitar Paris Fashion Week juga banyak digelar acara fashion show.

"Jadi sebenarnya desainer dan juga brand yang tampil di Paris Fashion Week yang diselenggarakan oleh FHCM banyak persyaratan dan juga kurasi. Karena banyaknya para antusias dan para pecinta fashion dari seluruh penjuru dunia yang berangkat ke Paris untuk menonton, maka di sekitaran Paris Fashion Week dari FHCM itu banyak banget event-event fashion show juga," jelasnya.

Ifan menambahkan dalam acara itu Gekrafs mengisi salah satu dari event tersebut. Dia menegaskan brand Indonesia yang ramai disorot itu bukan ikut pada Paris Fashion Week 2022.

"Dan di tahun ini Gekrafs juga Kemenpar itu mengajak brand-brand yang memang menurut kami kompeten untuk berangkat ke sana. Jadi brand-brand yang non-desain bisa berkolaborasi dengan para desainer untuk diberangkatkan ke sana. Namun memang bukan di event Paris Fashion Week dari FHCM, that's why we name it Gekrafs Paris Fashion Show during Paris Fashion Week, dan itu sudah kita terapkan dan kita katakan dan sudah menjadi SOP kepada brand-brand dan desainer yang ikut melalui Gekrafs," katanya.

Ifan mengatakan petugas dari brand Indonesia yang berangkat ke Paris itu disebut salah dalam menyampaikan informasi mengenai keikutsertaan dalam Paris Fashion Week 2022. Ifan mengatakan penyebutan nama itu tak masalah jika brand yang ikut ke Paris itu tidak menyertakan logo dari FHCM.

"Mungkin membuat miss itu di sini, pada saat brand-brand tersebut menyampaikan kepada para KOL-KOL yang ikut ke sana kurang ditekankan, jadi banyak sekali yang menamai kegiatan mereka dengan Paris Fashion Week. Apakah itu salah? Jawabannya tidak, bahkan kalau memang menamai atau menyebutkan kegiatan mereka di sana dengan sebutan Paris Fashion Week itu juga sebenarnya nggak apa-apa, yang penting jangan menyertai logo dari FHCM tersebut," sebutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT