Sumut Jadi KLB Flu Burung
Kamis, 18 Mei 2006 01:30 WIB
Medan - Para korban meninggal dunia di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) yang semula masih suspect, kini sudah dipastikan positif flu burung. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan sampel darah dan usap kerongkongan yang diperiksa di laboratorium Hongkong, terhadap lima pasien yang sempat dirawat di rumah sakit. Sumut pun dinyatakan kejadian luar biasa (KLB) flu burung. Pernyataan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumut Fatni Sulani kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Rabu (17/5/2006). "Sample probable yang kami kirimkan itu dinyatakan positif mengidap virus avian influenza (AI) H5N1 atau flu burung, sesuai hasil pemeriksaan sampel yang dilakukan laboratorium di Hongkong. Hasil pemeriksaan itu kami terima pada Selasa malam lalu," kata Fatni Sulani. Sampel yang dikirimkan itu, bersumber dari lima korban, yakni Anta Ginting, Boni Karokaro, Roy Karokaro, Brenata Tarigan, dan Johannes Ginting alias Jonnes. Empat di antaranya telah meninggal dunia. Sedangkan Jonnes masih dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik, Jalan Bungalow Medan. Dengan adanya kepastian ini, kata Fatni, maka Sumut dinyatakan dalam keadaan Kejadian Luar Biasa (KLB) flu burung. Dana pada Kamis esok (18/5/2006), tim komisi nasional flu burung serta World Health Organization (WHO/ Badan Kesehatan Dunia) akan turun ke Desa Kubu Simbelang, Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo, yang merupakan tempat tinggal para korban yang meninggal dunia maupun pasien yang tengah dirawat akibat flu burung. Disebutkan Kepala Dinas Ksehatan Fatni Sulani, sebelumnya mereka telah mengirimkan sebanyak 57 sampel dari orang-orang yang diduga kontak langsung dengan penderita flu burung ke Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Departemen Kesehatan. "Dari hasil pemeriksaan laboratorium Litbangkes Depkes sebanyak enam sampel di antaranya negatif dan sisanya masih dalam pemeriksaan. Sampel yang sudah dinyatakan negatif tidak kami kirimkan lagi ke Hongkong," kata Fatni.
(mar/)











































