Seorang Bocah Bali Lumpuh Layu
Rabu, 17 Mei 2006 21:12 WIB
Denpasar - Seorang bocah Wayan Budiarsana (12) asal Kabupaten Klungkung, Bali menderita lumpuh layu. Bocah yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar menderita sejak usia 5 tahun. Putra pasangan Ketut Gunarsa dan Ni Nengah Budiartini warga banjar Wates, Gunaksa, Klungkung sejak menderita lumpuh layuh telah berobat ke dokter namun belum ada tanda-tanda kesembuhan. "Awalnya tidak sakit apa-apa, panas tidak tetapi tiba-tiba terpincang-pincang saat berjalan," kata Gunarsa. Sejak itu, kondisi bocah ini semakin parah. Kedua kainya tidak mampu menopang tubuhnya. Kondisi kesehatn makin parah karena bocah ini kesulitan berbicara. Atas rujukan Puskesmas Dawan 2, bocah ini dirawat di RSUP Sanglah sejak sepekan lalu."Disarankan anak saya dirawat di Sanglah karena menderita lumpuh layuh," kata Gunarsa. Dari hasil diagnosa dinyatakan bocah malang ini menderita kelumpuhan pada kaki dan tangan. Kelumpuhan tangannya belum separah kaki karena masih bisa digerakkan. Sejak diketahui lumpuh, Gunarsa mengaku tidak bekerja secara penuh untuk menghidupi keluarga karena harus membantu anaknya saat buang air besar ataupun kecil. Pekerjaan mencari nafkah dilakukan oleh istrinya. Gunarsa pun kesusahan mendapatkan dana berobat untuk anaknya.
(mar/)











































