ADVERTISEMENT

Sidang Terorisme Munarman

Ahli Pidana Pihak Munarman Jelaskan soal Niat Gerakkan Teroris

Zunita Putri - detikNews
Senin, 07 Mar 2022 12:12 WIB
Munarman selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus penculikan dan penganiayaan Ninoy Karundeng. Munarman tampak meninggalkan Polda Metro Jaya.
Munarman (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Ahli hukum pidana Dr Mudzakkir menjelaskan tentang sikap menggerakkan teroris di sidang terdakwa terorisme Munarman. Mudzakir mengatakan seseorang yang disebut 'penggerak' tindak pidana terorisme tidak bisa dikenakan pidana apabila orang yang bergerak sudah memiliki niat melakukan teror.

Awalnya, salah satu pengacara Munarman bertanya tentang seseorang yang didakwa menggerakkan terorisme karena berbicara di salah satu seminar dimana peserta seminar itu adalah orang yang memiliki pengetahuan tentang terorisme dan juga sudah berbaiat ke organisasi terlarang sebelum menghadiri seminar orang yang didakwa menggerakkan teroris itu.

"Apakah Pasal 14 (UU Tindak Pidana Terorisme) unsur menggerakkan bisa terpenuhi?" tanya pengacara Munarman dalam sidang di PN Jaktim, Senin (7/3/2021).

Mudzakkir pun menyebut seseorang yang sudah pengalaman, apalagi sudah berbaiat ke organisasi teroris itu akan melakukan teroris meskipun ada atau tidak ada orang yang menggerakkan. Dalam hal ini, menggerakkan adalah seseorang yang menjadi pemateri di seminar itu.

"Kalau ada seperti itu, ada penggerak maupun tidak ada penggerak ya akan melakukan itu. Karena sudah ada niat berbuat jahat melakukan tindak terorisme, jadi ada atau tidak ada berarti dia... kalau dia benar sudah ada pengetahuan, berarti dia sudah ada dalam benak dia melakukan terorisme, ada atau tidak ada pelaku penggerak," jelas Mudzakkir.

Pengacara Munarman pun menyinggung keterangan 10 saksi sidang yang mengaku digerakkan. Padahal, kata pengacara Munarman, saksi itu sudah memiliki pengetahuan terorisme. Mudzakkir menilai keterangan itu perlu dipertanyakan ulang.

"Apabila ada ratusan orang ikut seminar tersebut yang dalam dakwaan dianggap menggerakkan, kemudian dari ratusan orang hanya diperiksa sebagian kecil katakan 10, yang kemudian 10 orang ini bilang digerakkan si pemateri, apa secara hukum pidana bisa mewakili unsur menggerakkan?" tanya pengacara Munarman.

Menurut Mudzakkir, kalau si pemateri itu berniat menggerakkan, yang tergerak bukan hanya 10 orang, melainkan hampir semua orang yang menghadiri seminar itu seharusnya melakukan tindakan teror.

"Apakah 10 orang sudah punya niat sebelumnya melakukan terorisme apa belum? Kalau sebelum, ada niat ada atau tidak ada itu nggak pengaruh. Kedua, kalau audiensnya banyak, itu harusnya jadi pembuktian, pembuktian kenapa yang lain tidak melakukan, kalau itu teknik menggerakkan berarti lebih banyak lagi kalo ada 100 berarti 80 tergerak karena apa? Tujuannya ya kan untuk menggerak, kalau hanya 10 orang aja, itu harus diteliti juga apakah dia sudah ada niat, atau pernah melakukan, kalau ada, menurut ahli ada atau tidak ada penggerak tidak terpengaruh," paparnya.

Diketahui, dalam sidang ini Munarman didakwa melanggar Pasal 14 atau Pasal 15 juncto Pasal 7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU juncto UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Atau Pasal 13 huruf c Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme yang telah ditetapkan menjadi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi UU juncto UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang perubahan atas UU 15 Tahun 2003 tentang penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Simak juga 'Rocky Gerung: Saya Tahu Dari Awal Munarman ini Perangainya Brutal':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT