Pembangunan Bandara Kuala Namu Mungkin Selesai 2008

Pembangunan Bandara Kuala Namu Mungkin Selesai 2008

- detikNews
Rabu, 17 Mei 2006 20:16 WIB
Medan - Rencana pembangunan Bandara Kuala Namu sebagai pengganti Bandara Polonia Medan hingga saat ini masih berjalan lancar sesuai rencana. Bahkan, pelaksanaan land clearing sudah dilakukan pihak PT Angkasa Pura II di areal pembangunan bandara yang berada di Desa Kuala Namu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli serdang, Sumatera Utara (Sumut) "Jadwal atau konsep pelaksanaan pembangunan Bandara Kuala Namu itu tetap dan tidak mengalami hambatan. Saat ini yang diperbincangkan dan akan dievaluasi itu hanya masalah pendanaanya saja," kata RE Nainggolan, Kepala Badan Perencanaan dan Pembanguan Daerah (Bappeda) Sumut, kepada wartawan di Kantornya Jalan Diponegoro Medan, Rabu (17/5/2006). Dikatakan Nainggolan, setelah pelaksanaan land clearing, akan dilanjutkan dengan ground breaking pada Juni mendatang. Sementara pelaksanaan pembangunan konstruksi akan dilakukan pada September 2006, sekaligus peletakan batu pertama yang semuanya dilaksanakan pihak Angkasa Pura. "Diharapkan, pada tahun 2010 pelaksanaan pembangunannya akan selesai dan bisa difungsikan. Bahkan kalau mungkin bisa dipercepat pada tahun 2008," kata Nainggolan. Dikatakan Nainggolan, pembangunan Bandara Kuala Namu dilakukan dua konsep yakni untuk land site (sisi darat) dan air site (sisi udara). Pembangunan land site yang meliputi gedung terminal, areal parkir dan lainnya akan dilaksanakan pihak Angkasa Pura dengan dana Rp 2,2 triliun. Sedangkan pada air site dengan dana Rp 2,2 triliun akan dilaksanakan pihak Direktorat Jenderal Udara, Departemen Perhubungan. Nainggolan mengatakan pembangunan bandara yang nantinya merupakan bandara terbesar kedua setelah Bandara Soekarno Hatta tersebut membutuhkan dana Rp 4,4 triliun selain pembangunan akses lainnya. Soalnya, selain membangun land site dan air site, juga membutuhkan pembangunan sarana jalan, listrik, air bersih dan sarana pendukung lainya. Khusus pembangunan akses jalan, PT AP II akan melakukan kerjasama dengan pihat PT Kereta Api Indonesia dalam pembangunan jalur rel kereta api sepanjang lima kilometer. Dengan dibukanya jalur kereta api tersebut, nantinya dapat dilakukan chek in city (chek in di luar bandara) di stasiun kereta api Medan, Tebing Tinggi, Tanjung Balai, Labuhan Batu. (mar/)


Berita Terkait