Dapur Umum Pengungsi Merapi Butuh Buah dan Makanan Ringan
Rabu, 17 Mei 2006 18:27 WIB
Sleman - Dapur umum yang menyediakan makanan untuk para pengungsi membutuhkan bantuan buah-buahan dan makanan ringan dari masyarakat. Selama ini, dapur umum hanya memberikan pelayanan makanan pokok yakni nasi bungkus 3 kali sehari.Bila hanya mengandalkan makanan pokok ini, makanan untuk para pengungsi dinilai belum cukup sehingga pengungsi membutuhkan makanan tambahan. "Memang sejauh ini makanan untuk pengungsi sudah memenuhi standar kesehatan. Tapi kami masih membutuhkan makanan tambahan, buah dan snack," kata Susi, koordinator dapur umum Satlak Penanggulangan Bencana dan Pengungsi (PBP) Pemkab Sleman, saat ditemui di dapur umum Pakem, Sleman, Yogyakarta, Rabu (17/5/2006).Dijelaskan Susi, untuk menyediakan 6.400 nasi bungkus setiap hari, pihaknya mengerahkan 12 orang dari TNI, 27 petugas dari Depsos, dan 30 orang penduduk setempat. Mereka memasak tiga kali sehari. "Jam kerja bergilir, mulai dari pukul 03.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB," kata Susi. Untuk jatah makan mungkin termasuk pas-pasan. Para pengungsi sehari mendapat jatah Rp 3.000 untuk tiga kali makan. Jatah itu di luar beras dan gula.
(jon/)











































