Awal Mula Komunitas Supermoto Terobos Tol hingga Ditindak Polisi

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Minggu, 06 Mar 2022 18:12 WIB
Rombongan supermoto masuk Tol Kelapa Gading-Pulogebang, Sabtu (26/2/2022) dini hari.
Rombongan supermoto masuk Tol Kelapa Gading-Pulogebang (Tangkapan layar video Instagram @wargajakarta)
Jakarta -

Konvoi supermoto yang viral lantaran masuk Tol Kepala Gading-Pulo Gebang telah ditindak polisi. Begini awal mulanya.

Polisi Periksa Pemotor

Subdit Gakkum Polda Metro Jaya telah memeriksa setidaknya ada 28 orang yang diduga ikut dalam konvoi komunitas supermoto viral yang masuk Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang. Alasan mereka menerobos tol pun terungkap.

"Dari beberapa yang kita mintai keterangan secara umum, mereka mengatakan ketidaktahuan tentang Jalan Tol Kelapa Gading," kata Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam, Minggu (6/3/2022).

Awal Mula Terobos Tol

Jamal menuturkan para pemotor tersebut mengakui tidak mengetahui mereka memasuki jalan tol. Ketika menyadari telah melintasi jalan tol, konvoi itu tidak bisa berbalik arah.

"Dari kesaksian dan keterangan, kebanyakan dari salah satu klub motor ini tidak mengetahui bahwa itu adalah jalan tol. Begitu masuk sudah tidak bisa menghindar atau mengubah arah sehingga tetap melanjutkan perjalanan," tambahnya.

Jamal mengatakan gerbang tol yang dilalui konvoi tersebut memang tidak memiliki gerbang tol. Hal ini lantaran gerbang tol tersebut menggunakan sistem pembayaran di Exit Tol.

"Hasil survei kita di lokasi tidak ada gate tol. Jadi jalan menghubungkan untuk ke tol belum ada, belum dilengkapi oleh gate tol atau gerbang tol. Nah, yang di Kelapa Gading saya lihat menggunakan sistem terbuka masuk dulu tapi bayar di akhir," terangnya.

Diketahui, kepolisian telah menindak pemotor supermoto viral yang kedapatan melintas di Tol Kelapa Gading-Pulo Gebang. Polisi telah menahan 21 motor berjenis trail tersebut.

"Jadi yang ditahan hari ini yang bisa hadir berdasarkan keterangan dan sudah kita ambil proses klarifikasi 21 kendaraan. Sementara prosedur penegakan hukum kendaraan kita tahan. Kita amankan di Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya," kata Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Jamal Alam saat konferensi pers, Minggu (6/3/2022).

Jamal menjelaskan pihaknya juga telah memeriksa 28 orang terkait pelanggaran lalu lintas yang terjadi pada Sabtu (26/2) pukul 02.29 WIB itu.

"Kita sudah laksanakan penindakan dengan tilang dan yang bersangkutan berdasarkan kesepakatan dari teman-teman klub sudah buat surat pernyataan untuk tidak melakukan pelanggaran yang sama," sambungnya.

Akibat perbuatannya, para pemotor itu akan disanksi atas pelanggaran pasal 287 Ayat 2 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Mereka diancam hukuman pidana maksimal 2 bulan dan atau denda maksimal Rp 500 ribu.

Simak Video 'Ketua Komunitas Supermotor Buka Suara soal Konvoi Terobos Tol':

[Gambas:Video 20detik]



(fca/knv)