Biaya Operasi Iqbal Masih Ditanggung RSPAD
Rabu, 17 Mei 2006 17:22 WIB
Jakarta - Operasi mengeluarkan proyektil yang bersarang di kepala Mohammad Iqbal Wian Eka Putra memakan biaya yang tidak sedikit. Sekali operasi, biayanya mencapai Rp 50 juta. Untung RSPAD Gatot Soebroto siap menanggungnya.Hal itu diungkapkan Ketua Komnas Perlindungan Anak Kalimantan Timur Helena Latifa di RSPAD Gatot Soebroto, Senen, Jakarta, Rabu (17/5/2006)."Saya belum tahu apakah biaya perawatan Iqbal akan diganti atau tidak. Namun selama di RSPAD, biaya ditanggung pihak rumah sakit. Tadi orangtuanya bilang, satu kali operasi butuh biaya Rp 50 juta," ungkap Helena.Di RSPAD, Iqbal ditangani tiga dokter, yaitu dokter Agus, dokter Cristian (dokter kepresidenan), dan dokter Heri.Meski ditanggung pihak RSPAD, Komnas Perlindungan Anak tidak akan tinggal diam. Komnas juga akan menggalang bantuan bagi korban.Namun Helena belum bisa menjelaskan mekanisme penggalangan bantuan itu. Yang pasti dia akan berkoordinasi terlebih dulu dengan sejumlah pihak.Iqbal menjadi korban peluru nyasar aparat polisi Kalimantan Timur saat melakukan penyergapan di sekitar tempat tinggalnya. Peristiwa itu terjadi 8 Mei lalu. Namun hingga 17 Mei, proyektil peluru masih bersarang di kepalanya.Operasi pertama 13 Mei lalu yang memakan waktu 7 jam gagal mengangkat proyektil peluru tersebut. Namun tim dokter tidak patah semangat. Pukul 15.45 WIB Rabu ini, Iqbal kembali menjalani operasi kedua. Hingga pukul 17.00 WIB, operasi masih berlangsung.
(umi/)











































