Bareskrim Tak Main-main Sita Tesla-Ferrari Bikin Indra Kenz Miskin

ADVERTISEMENT

Bareskrim Tak Main-main Sita Tesla-Ferrari Bikin Indra Kenz Miskin

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 05 Mar 2022 07:49 WIB
Indra Kenz memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait investasi bodong aplikasi Binomo. Indra Kenz datang tidak lama setelah diumumkan menjadi tersangka.
Indra Kenz (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri menyita sejumlah aset milik tersangka kasus investasi bodong aplikasi Binomo, Indra Kenz, yang juga dijerat pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Aset yang disita berupa mobil Ferrari hingga Tesla.

Bareskrim Polri mengirimkan surat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPTAK) terkait aset Indra Kenz. Surat tersebut terkait keperluan penyitaan.

"Ada mobil listrik merek Tesla model 3 warna biru, mobil Ferrari California tahun 2012, rumah di Deli Serdang Sumut seharga kurang-lebih Rp 6 miliar, rumah di Medan seharga kurang-lebih Rp 1,7 miliar, rumah di Tangerang," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dihubungi, Jumat (4/3/2022).

Aset milik Indra Kenz mayoritas berada di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Selain itu, rekening milik Indra Kenz yang berisi miliaran rupiah disita.

Indra KenzIndra Kenz (Foto: dok. Instagram/@indrakenz)

"Apartemen di Medan seharga kurang-lebih Rp 800 juta, 4 rekening atas nama Indra Kesuma, dan Jenius atas nama Indra Kesuma," tuturnya.

Whisnu mengatakan penyitaan akan segera dilakukan setelah mendapat izin dari pengadilan negeri setempat. Dia mengklaim tim dari Bareskrim akan bergerak ke Sumut pada Senin (7/3).

"Meminta penetapan dari pengadilan negeri setempat dan akan men-tracing aset lainnya. Mungkin Senin akan ke Medan untuk menyita semuanya," imbuh Whisnu.

YouTuber Erwin Laisuman Bakal Diperiksa

Ada sejumlah saksi-saksi yang akan diperiksa terkait Binomo. Salah satunya YouTuber Erwin Laisuman.

"Iya EL (Erwin Laisuman) sudah kita layangkan panggilan," ujar Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Chandra Sukma Kumara saat dimintai konfirmasi, Jumat (4/3/2022).

Chandra mengatakan Erwin Laisuman rencananya akan diperiksa pada Selasa (8/3) pekan depan. Erwin Laisuman diperiksa sebagai saksi.

Doni Salmanan juga masuk radar polisi. Simak di halaman berikutnya

Simak Video: Sita Aset Mewah Indra Kenz, Bareskrim Surati Pengadilan-PPATK

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT