Beredar Potongan Surat 'Pandemi Dicabut', Faktanya SE Satgas soal Karantina

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 04 Mar 2022 16:26 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Beredar halaman terakhir surat edaran (SE) Satgas Penanganan COVID-19 yang bertulisan 'Pandemi Covid-19 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku'. Faktanya, itu adalah potongan SE Satgas terkait aturan karantina dari luar negeri.

Potongan surat yang beredar pada Jumat (4/3/2022) itu ditandatangani oleh Kasatgas COVID-19 Letjen TNI Suharyanto pada 2 Maret 2022. Berikut isi potongan surat tersebut.

"Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," demikian bunyi halaman terakhir surat tersebut.

"Demikian agar dapat dipedomani dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab," demikian lanjutan kalimat di surat itu.

Dalam halaman surat itu juga dituliskan tembusan kepada Presiden RI, Wakil Presiden RI, Ketua Komite Kebijakan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional hingga Ketua Satuan Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Daerah.

Berdasarkan penelusuran detikcom, potongan surat itu adalah halaman terakhir dari Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi COVID-19. SE itu terdiri dari 12 halaman.

Keterangan mengenai pandemi COVID-19 dicabut itu merupakan potongan kalimat dari poin ke-2 dalam huruf H, yang merupakan penutup SE Satgas Nomor 9 Tahun 2022. Kata 'dicabut' dan 'dinyatakan tidak berlaku' itu bukan merujuk pada pandemi Corona. Akan tetapi merujuk pada SE Satgas COVID-19 Nomor 7 Tahun 2020 tentang Prokes PPLN pada masa pandemi COVID-19.

Berikut bunyi lengkap poin H yang merupakan penutup SE itu:

Penutup

1. Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 2 Maret 2022 sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.
2. Dengan berlakunya Surat Edaran ini, maka Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Berikut isi lengkap SE tersebut:

Lihat Video: Pemerintah Pertimbangkan untuk Bebaskan Karantina di Bulan April

[Gambas:Video 20detik]



(lir/imk)