Buyung Sang Penjual Topi Demo
Rabu, 17 Mei 2006 11:34 WIB
Jakarta - Setiap ada aksi demonstrasi, ada juga yang merasa diuntungkan. Salah satunya Buyung Amril (28), spesialis penjual topi pada saat aksi demonstrasi.Buyung mengaku dirinya selalu hadir dalam setiap aksi demonstrasi, terutama di depan Gedung DPR untuk berjualan topi berbagai bentuk. Buyung adalah pemuda asal Padang yang kini tinggal di Tangerang.Dia mendapatkan informasi tentang adanya demonstrasi dari temannya di kepolisian. "Jadi kalau ada demo, saya bisa langsung tahu," ujar Buyung kepada detikcom di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/5/2006).Buyung mengaku dirinya selalu hadir ke aksi demonstrasi karena dapat memberikan untung lebih besar dibandingkan ketika dia berjualan di tempat biasa di daerah Tangerang."Kalau di tempat biasa, untungnya paling Rp 100 ribu. Kalau ada demonstrasi, untungnya bisa sampai Rp 300 ribu," terangnya sambil tersenyum bangga.Dia berjualan topi aneka macam seperti topi pet, topi lapangan, dan kupluk. Harganya berkisar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.Buyung sendiri mengaku tidak ambil pusing dengan isu yang dibawa oleh para demonstran. Buyung lebih memilih untuk konsentrasi pada jualannya. Rata-rata dia membawa 16 kodi atau sekitar 320 topi."Kalau pas ada demonstrasi bisa laku sekitar 4 kodi atau 80 topi. Namun saat aksi buruh pada 1 Mei lalu bisa habis semuanya. Kalau di Tangerang paling hanya bawa 10 kodi atau 200 topi dan paling-paling hanya laku 20-40 biji," ujar dia.Ketika aksi demonstrasi menjadi anarkis, seperti aksi buruh pada 3 Mei lalu, Buyung mengaku bisa membaca situasi kapan waktunya untuk kabur. "Kalau sudah ada tanda-tanda mau rusuh, aku langsung kabur," terangnya.Saat aksi buruh pada 3 Mei lalu, dirinya mengaku terkena gas air mata. Tapi dirinya tidak kapok untuk berjualan di saat ada demonstrasi.Lokasi yang tidak akan dijadikan Buyung sebagai ajang jualan adalah acara-acara partai. Kenapa? "Soalnya kalau acara parpol pasti sudah pada bawa topi partainya. Jualan saya jadi tidak laku," terang dia.Buyung pada Rabu pagi ini sudah berada di depan Gedung DPR karena rencananya akan ada demonstrasi ribuan petani di gedung wakil rakyat itu. Semoga jualannya laku!
(san/)











































