Ribuan Petani Kepung Istana
Rabu, 17 Mei 2006 11:18 WIB
Jakarta - Ancaman ribuan petani mengepung Istana Merdeka kesampaian. Sekitar 10 ribu petani dari berbagai daerah kini benar-benar menggelar aksi di depan istana.Berdasarkan pantauan detikcom, Rabu (17/5/2006), ribuan petani itu tiba di depan Istana Merdeka sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka berasal dari 17 elemen petani.Dalam aksinya, para petani membentangkan spanduk dan poster yang berisikan tuntutan diberikannya hak garap tanah kepada petani, dilaksanakannya UU Pokok Agraria Nomor 5 tahun 1960, dan dilaksanakannya reformasi agraria.Salah satu poster yang dibentangkan bergambar petani yang membakar karung beras yang bertuliskan "Stop Impor Beras".Sekitar pukul 10.00 WIB, ada 3 orang perwakilan petani yang masuk ke dalam Istana untuk bertemu dengan pejabat Istana Kepresidenan. Perwakilan petani yang diterima masuk ke istana adalah, Ketua Serikat Petani Pasundan Agus Tiana, Koordinator Federasi Serikat Petani Indonesia Agus Rully, dan Koordinator Pergerakan Syafei.Sambil menunggu keluarnya perwakilan petani, massa terus berorasi dan membentangkan spanduk. Ada pula sebagian di antara mereka yang sudah mulai berteduh di bawah pohon dekat Monas sambil menikmati jajanan.Hingga pukul 11.00 WIB, aksi masih berlangsung tertib. Setidaknya 500 polisi berjaga-jaga, termasuk 200 di antaranya adalah polisi wanita. Rencananya setelah menggelar aksi di depan Istana Merdeka, para petani akan longmarch menuju ke Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan berakhir di depan Gedung DPR/MPR RI.
(san/)











































