ADVERTISEMENT

Rocky Gerung Singgung 'Partai Komorbid' Pendukung Penundaan Pemilu

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 02 Mar 2022 22:20 WIB
Rocky Gerung akhirnya memenuhi panggilan jaksa untuk menjadi saksi di sidang lanjutan Ratna Sarumpaet.
Rocky Gerung (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) Rocky Gerung buka suara terkait dugaan adanya kekuatan besar di balik munculnya isu penundaan pemilu yang digaungkan oleh para petinggi partai koalisi. Ia lantas menyinggung adanya 'partai komorbid'.

"Ini partai koalisi tetapi imunitasnya beda-beda. Ada partai yang komorbid, jadi begitu diserang virus istana langsung klepek-klepek," jelas Rocky dalam acara Adu Perspektif yang disiarkan detikcom berkolaborasi dengan Total Politik, Rabu (2/3/2022).

Rocky menyebut PDIP bukan lah salah satu dari 'partai komorbid'. Lantas siapakah?

"Kalau PDIP ya imunitasnya alamiah, sudah teruji, nggak tumbang, kalau PAN, PKB itu kan dengan komorbid yang masih tinggi," lanjut Rocky.

Waketum PKB Jazilul Fawaid membalas pernyataan Rocky. "Kita sudah vaksin kok," canda Jazilul diiringi tawa.

Kembali ke Rocky, ia menyebut penetapan pemilu tanggal 14 Februari 2024 sudah disetujui partai-partai. Namun, ia heran begitu isu penundaan pemilu muncul justru dari petinggi partai koalisi.

"Tiba-tiba ada celetukan lain, dimulai dari PKB, PAN dan segala macem. Jadi sebetulnya mereka nggak setuju tapi belum dideteksi, belum di-PCR, eh komorbid," kata Rocky.

Saksikan juga: Pemilu Ditunda, Kebutuhan Atau Hasrat Kekuasaan?

[Gambas:Video 20detik]



(isa/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT