Merapi Kembali Luncurkan Lava Pijar dan Awan Panas
Rabu, 17 Mei 2006 08:29 WIB
Sleman - Gunung Merapi kembali mengeluarkan lava pijar dan awan panas. Frekuensi lelehan lava pijar dalam waktu 1 jam tercatat sebanyak 3 kali. Berdasarkan pantauan detikcom, pada sekitar pukul 04.00 - 05.00 WIB, Rabu (17/5/2006), Merapi kembali melelehkan lava pijarnya. Namun, lelehan yang terlihat berwarna merah itu luncurannya tidak terlalu jauh dari puncak setinggi 2.908 mdpl itu. Keadaan ini terlihat dengan jelas dengan mata telanjang. Kondisi ini berbeda dengan malam harinya, puncak merapi tidak terlihat sama sekali karena tertutup kabut tebal.Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, merapi juga kembali meluncurkan awan panasnya. Awan panas itu meluncur sejauh sekitar 3,5 km dari puncak. Awan panas itu meluncur ke arah selatan, yakni ke kawasan hulu Kali Bedog dan Boyong serta sebagian Krasak. Saat ini, hingga pukul 08.15 WIB, kondisi Merapi masih adem ayem saja. Tak terlihat luncuran lava pijar maupun awan panas. Puncak Merapi bahkan dapat dilihat dengan jelas, walau masih diselimuti kabut tipis.Dari puncaknya masih terlihat asap sulfatara yang keluar dari kubah Merapi. Asap putih tebal itu mengarah ke barat dan barat daya. Ketinggian asap itu sekitar 300-500 meter.
(ary/)











































