ADVERTISEMENT

Eks Pejabat Ditjen Pajak Angin Prayitno Ajukan Banding, KPK Siap Lawan

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 01 Mar 2022 16:47 WIB
Ali Fikri
Plt Jubir KPK Ali Fikri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji mengajukan banding atas vonis 9 tahun dalam kasus suapnya. KPK mengatakan siap melawan banding tersebut.

"Informasi yang kami terima, tim jaksa telah menerima pemberitahuan dari pengadilan bahwa Terdakwa Angin Prayitno Aji telah mengajukan upaya hukum banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (1/3/2022).

Ali mengatakan KPK segera menyiapkan kontra-memori banding. KPK yakin Angin Prayitno tetap dinyatakan bersalah dalam kasus ini.

"Tentu tim jaksa KPK akan segera siapkan kontra-memori banding untuk membantah atas seluruh dalil keberatan yang diajukan oleh Terdakwa dimaksud," kata Ali.

"Kami berharap majelis hakim tingkat banding akan menolak upaya hukum Terdakwa dan memutus sebagaimana tuntutan jaksa dalam perkara dimaksud," sambungnya.

Ali mengatakan mantan Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Dadan Ramdani tak mengajukan banding. KPK segera mengeksekusi vonis Dadan.

"Adapun perkara dengan Terdakwa Dadan Ramdani telah memperoleh kekuatan hukum tetap dan jaksa eksekutor KPK segera lakukan eksekusi atas putusan majelis hakim tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Angin Prayitno divonis 9 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Hakim menyatakan Angin terbukti bersama anak buahnya menerima suap yang seluruh totalnya senilai Rp 55 miliar.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," ujar hakim ketua Fahzal Hendri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Jumat (4/2).

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Angin Prayitno Aji dengan pidana penjara selama 9 tahun dan pidana denda sebesar Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan," lanjut hakim Fahzal.

Hakim menyatakan perbuatan Angin dilakukan bersama mantan Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Dadan Ramdani. Dalam sidang ini, Dadan juga divonis 6 tahun penjara dan pidana denda Rp 300 juta subsider 2 bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya, hakim menyebut Angin dan Dadan menerima suap sebesar Rp 15 miliar dan SGD 4 juta atau jika dirupiahkan SGD 4 juta itu senilai Rp 40 miliar. Kemudian ditambahkan Rp 15 miliar, sehingga totalnya menjadi Rp 55 miliar.

Lihat juga video 'Dua Tersangka Penyuap Pejabat Ditjen Pajak Ditahan!':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT