Karir Politiknya di Belanda Tamat

Skandal Hirsi Ali

Karir Politiknya di Belanda Tamat

- detikNews
Selasa, 16 Mei 2006 14:59 WIB
Den Haag - Karir politik Hirsi Ali di Belanda tamat sudah. Sebelum dipaksa meninggalkan parlemen, hari ini dia akan menyatakan mundur.Demikian bocoran yang dilansir stasiun televisi NOS Belanda pagi ini, Selasa (16/5/2006) waktu setempat.Keputusan itu diambil setelah digelar rapat konsultasi internal antara Hirsi Ali dengan para petinggi VVD kemarin. Hirsi Ali sendiri akan menyampaikan tanggapannya dalam konferensi pers hari ini jam 13.30 atau 18.30 WIB. Sementara itu seusai ditelpon Menteri Verdonk mengenai situasinya saat ini, Hirsi Ali mengaku 'tak bisa bicara' dan 'sangat terpukul', seperti disampaikannya kepada koran The New York Times. Ketika skandal kewarganegaraan ini meledak, Hirsi Ali sedang berada di AS.Hirsi Ali menyebut tindakan kolega separtainya, Menteri Verdonk, sebagai upaya untuk memberangusnya. "Saya selama ini sepenuhnya loyal dengan tugas saya di parlemen dan saya telah mengambil banyak risiko. Orang mungkin akan berpikir dua kali sebelum mereka bicara," ujar wanita kontroversial itu kepada The New York Times. Kenyataan bahwa dia kehilangan kewarganegaraan Belandanya, dirasakannya sebagai pukulan berat. "Saya sanggup menanggung ancaman pembunuhan, pengusiran, dan serangan terhadap pribadi saya. Namun saya tidak sanggup harus kehilangan kewarganegaraan Belanda," demikian Hirsi Ali.Hirsi Ali berdalih bahwa dia berbohong dalam permohonan suaka dan naturalisasi, karena takut diburu kakaknya, bekas suaminya atau ayahnya yang mengawinkan paksa. Namun, investigasi programa dokumenter Zembla membuktikan sebaliknya. Hirsi Ali tidak dikawinkan paksa. Bahkan (bekas) suaminya mengunjungi Hirsi Ali selama berada di penampungan pencari suaka di Belanda, serta dia melakukan kontak telepon secara teratur dengan ayah dan keluarganya. (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads