2 Hari Berturut Tawuran di Johar Baru Jakpus, Polisi: Tak Terkait

Anggi Muliawati - detikNews
Sabtu, 26 Feb 2022 14:03 WIB
Polisi bubarkan tawuran di Johar Baru Jakpus, Sabtu (26/2/2022) dini hari.
Polisi membubarkan tawuran di Johar Baru Jakpus, Sabtu (26/2/2022) dini hari. (Foto: dok. Polres Metro Jakpus)
Jakarta -

Tawuran remaja di Johar Baru, Jakarta Pusat, terjadi dua hari berturut-turut. Polisi menyebut dua peristiwa tawuran tersebut tidak terkait.

"Tidak ada keterkaitan," kata Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rustian Effendi saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (26/2/2022).

Rustian mengatakan tawuran yang terjadi pada dini hari tadi berbeda dengan tawuran yang terjadi pada Jumat (25/2). Dia menyebut tawuran hari ini antara warga Kramat Sentiong dan warga Senen.

"Berbeda dengan tawuran sebelumnya. Tawuran semalam warga Kramat Sentiong dengan warga Senen," katanya.

Seperti diketahui, telah terjadi tawuran remaja di perlintasan kereta api Kramat Sentiong, Johar Baru, Jakarta Pusat. Polisi mengamankan sembilan pelaku tawuran tersebut dan tiga senjata tajam.

"Diamankan sembilan orang remaja, berikut barang bukti tiga bilah senjata tajam (dua celurit dan satu samurai)," kata Kepala Tim 2 Patroli Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Pusat Ipda Heri Priyatmoko dalam keterangannya, Sabtu (26/2).

Tawuran Hari Sebelumnya

Sementara itu, pada Jumat (25/2) sekitar pukul 02.30 WIB, terjadi tawuran dua kelompok pemuda di Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat. Tawuran tersebut diduga berawal dari saling ejek di antara dua kelompok tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Metro Johar Baru AKP Suprayogo mengatakan motif tawuran adalah kedua kelompok warga tersebut saling ejek saat main bola. Dia menyebut tawuran itu tidak berlangsung lama.

"Itu hanya warga, sebentar saja. Biasa, keributan main bola, main ejek-ejekan, kalah, terus ejek-ejekan," kata Suprayogo saat dihubungi detikcom, Jumat (25/2).

Suprayogo mengatakan pihaknya telah meminta keterangan kepada sejumlah warga yang terlibat. Dia menyebut telah dilakukan mediasi di antara dua kelompok tersebut.

"Kita mintai keterangan saja, sudah dipulangkan. Satu orang termasuk Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK)-nya kita mintai keterangan. Waktu itu sudah dimediasi sama RW setempat, sama RT-RT-nya dimediasi," katanya.

Simak juga 'Saat Tawuran Petasan di Jakbar, 14 Pelajar Diamankan':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)