Ketua PDIP Sindir Usulan Penundaan Pemilu untuk Naikkan Popularitas!

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Kamis, 24 Feb 2022 17:59 WIB
Anggota Komisi I DPR, Ketua DPP PDI Perjuangan Nusyirwan Soejono
Nusyirwan Soejono (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

PDI Perjuangan (PDIP) merespons usulan terkait penundaan gelaran Pemilu 2024. Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono menilai wacana penundaan pemilu tak pantas digunakan untuk mendongkrak popularitas.

"Tidak pantas wacana penundaan pemilu digunakan untuk menaikkan popularitas," ujar Nusyirwan Soejono kepada wartawan, Kamis (24/2/2022).

Nusyirwan mengatakan semua pihak perlu memperkokoh konstitusi. Dia menyinggung sikap Presiden RI Joko Widodo yang menjaga konstitusi dengan menolak perpanjangan masa jabatan dan penundaan pelaksanaan pemilu.

"Menjaga konstitusi negara adalah hal yang fundamental. Apa pun yang terjadi, di dalam proses kemajuan bangsa, dengan sekuat tenaga semua pihak secara moral perlu memperkokoh konstitusi," kata dia.

"Sikap menjaga konstitusi sudah ditunjukkan oleh Kepala Negara Presiden Joko Widodo dengan berulang kali menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu," imbuhnya.

Dia menyebut jadwal pemilu pada 14 Februari 2024 telah diketok oleh KPU bersama DPR RI. Dia mendorong berbagai pihak menghargai keputusan tersebut.

"Demikian pula KPU bersama DPR RI telah memutuskan jadwal pemilu pada tanggal 14 Februari. Menghargai keputusan lembaga tinggi negara adalah bagian dari menjaga konstitusi negara," lanjutnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: