Parah! Situs Raja Bone di Sulsel Dirusak Tambang Liar

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Feb 2022 10:37 WIB
Situs Raja Bone dirusak tambang liar.
Situs Raja Bone dirusak tambang liar. (Mono/detikSulsel)
Jakarta - TNI-polisi turun tangan menghentikan perusakan Situs Raja Bone di Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Situs tersebut diduga dirusak aktivitas pertambangan liar.

"Sudah dihentikan kemarin. Semenjak ada penyampaian dari dinas terkait lewat Pak Danramil. Langsung tidak ada aktivitas, alat berat juga sudah tidak ada," ujar Kapolsek Cenrana AKP Sulaini dilansir detikSulsel, Rabu (23/2/2022).

Sulaini menuturkan aktivitas tambang itu ternyata tidak mengantongi izin. Bahkan, menurut sejarah, belum pernah ada yang diizinkan melakukan aktivitas pertambangan di kawasan itu.

"Mereka juga tidak ada izin, dan tidak ada sebenarnya lokasi tambang di Cenrana yang berizin. Tentu ini akan kita pantau terus," ungkap Sulaini.

Di dalam situs Cenrana diketahui terdapat makam Mappalombongan dan beberapa raja Bone lainnya. Situs ini diketahui cukup luas dari masa kerajaan Bone yang berkembang sejak abad ke-14.

Danramil Cenrana, Peltu Sugeng Mulyono, menyampaikan situs bersejarah Kerajaan Bone diduga dirusak oleh para penambang liar. Ia mengatakan pihaknya telah meminta agar aktivitas pertambangan dihentikan.

"Kemarin ada laporan dan kita cek. Benar saja di kawasan yang ditambang itu merupakan situs kerajaan Bone. Kemarin saya bersama Kapolsek temui operatornya dan saya minta agar aktivitas tambang dihentikan," ucapnya.

Ia menuturkan seluruh alat berat di lokasi telah ditarik. Menurutnya, situs bersejarah perlu lebih dijaga.

"Semua alat berat yang ada di area itu sudah ditarik. Situs bersejarah seperti ini harusnya dijaga," sambungnya. (dwia/idh)