Tersangka Windi Praktik Filler Payudara Sejak 2004, Buka Layanan di Salon

Anggi Muliawati - detikNews
Selasa, 22 Feb 2022 18:17 WIB
Polisi tangkap transpuan pelaku suntik filler payudara yang tewaskan korban perempuan RCD (34) di hotel di Tamansari, Jakbar
Polisi menangkap Rudi alias Windi, transpuan pelaku suntik filler payudara yang bikin korbannya tewas di Jakarta Barat. (Dok. Polres Jakbar)
Jakarta -

Polisi mengungkapkan transpuan bernama Rwinay alias Rudi alias Windi alias WR bukan seorang dokter dan tidak memiliki sertifikasi dalam melakukan suntik filler payudara. Namun, Rudi alias Windi ini sudah menjalani praktik suntik filler payudara sejak 2004.

"Kalau dari keterangan memang dia sudah melakukan praktik (filler payudara), cukup lama dari tahun 2004, dia sudah melakukan," kata Kapolsek Tamansari Kompol Rohman Yongky kepada wartawan, Selasa (22/2/2022).

Yogky mengatakan tersangka melayani panggilan treatment filler payudara. Namun, dia juga melakukan praktik filler payudara ini di salon miliknya.

"Berdasarkan data-data yang ada, untuk pelaku berinisial WR bekerja sebagai penyuntik, walaupun ada juga dia salon yang dilakoni sejak 2004," imbuhnya.

Polisi masih mengembangkan kasus ini. Termasuk, dari mana tersangka Windi belajar praktik suntik filler payudara ini.

"Ini nanti kita dalami kembali pelaku belajar dari mana," lanjutnya.

Praktik Ilegal

Yongky memastikan praktik suntik filler payudara yang dilakukan tersangka Windi adalah ilegal. Windi bukan seorang dokter dan tidak memiliki sertifikasi khusus dalam suntik filler payudara ini.

"Dia bukan dokter dan dia juga tidak ada sertifikasi khusus untuk melakukan kegiatan tersebut. Kalau bahasa kita sih ilegal, tidak memiliki izin," katanya.

Seperti diketahui, RDC pertama kali ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di wilayah Tamansari, Jakarta Barat, pada Sabtu (19/2). Sebelum tewas, korban sempat mengeluhkan hasil filler payudara kepada pelaku.

"Tapi untuk percakapan dia yang kami temukan dengan seseorang hasil cek handphone itu bahwa ada cairan yang keluar dari payudara yang habis disuntik. Jadi kedinginan," kata Kanit Reskrim Polsek Taman Sari AKP Roland Olaf saat dihubungi, Senin (21/2/2022).

Sebelumnya, korban janjian dengan pelaku untuk suntik filler payudara pada Sabtu (19/2). Korban dan pelaku janjian di hotel di Tamansari, Jakarta Barat.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan pria berinisial AR. Tersangka AR berperan membantu Windi.

Simak juga 'Saat Pelaku Klinik Kecantikan Ilegal di Jaktim Bekas Perawat RS':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)