PMI: 10.774 Pengungsi Merapi di 4 Kabupaten

PMI: 10.774 Pengungsi Merapi di 4 Kabupaten

- detikNews
Selasa, 16 Mei 2006 02:14 WIB
Jakarta - Seiring dengan peningkatan status gunung Merapi menjadi Awas, jumlah pengungsi di empat kabupaten, yaitu Sleman, Magelang, Klaten dan Boyolali mengalami peningkatan.Dengan dilakukannya proses evakuasi, maka pengungsi yang pada 13 Mei berjumlah 8.230 orang, kini telah berjumlah 10.774 orang.PMI pun mengantisipasi lonjakan jumlah pengungsi di empat kabupaten itu. Yakni dengan mengerahkan 200 relawan untuk membantu proses evakuasi dengan menggunakan truk operasional yang didukung oleh tim ambulan PMI. Di Magelang, PMI menyediakan dua tenda berkapasitas hingga 5 ribu warga yang dilengkapi dengan fasilitas berupa air dan sanitasi, pos kesehatan, makanan serta tim psikososial untuk membantu para pengungsi. Selain itu PMI juga telah mendirikan sebagian tenda keluarga yang rencananya akan didirikan sebanyak 500 tenda.Mengantisipasi kebutuhan air bersih, PMI Pusat telah memberangkatkan tim water and sanitation menuju Magelang. Di kabupaten ini, tim watsan PMI mengoperasikan satu truk khusus tangki air berkapasitas 8 ribu liter untuk mendistribusikan air bagi para pengungsi di desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. "Kita akan mensuplai air ke delapan penampungan air yang telah disediakan oleh pemerintah," kata Esra, staf watsan PMI Pusat seperti dalam siaran pers yangditerima detikcom, Senin (15/5/2006).Selain Magelang, PMI juga mengatasi lonjakan pengungsi di Kabupaten Sleman, Klaten dan Boyolali dengan membuka pelayanan dapur umum, menyediakan klinik berjalan, dan melakukan distribusi bantuan darurat berupa peralatan kesehatan (hygiene kit), matras, seprai plastik dan selimut. Sebagai dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan bagi pengungsi Merapi, PMI Pusat yang didukung sepenuhnya oleh Federasi Internasional dan USAID turut menyalurkan bantuan berupa 3 ribu selimut, 10 ribu kain terpal dan 5 ribu peralatan kesehatan dan 5 ribu peralatan bayi yang didatangkan dari gudang logistik PMI di Surabaya. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads